Pembelajaran Sosiologi SMA Kelas XI Kurikulum 2013

Alokasi waktu: 4 jam pelajaran/minggu

Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching)  pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Terdapat 5 bagian materi pembelajaran dalam satu tahun dan setiap bagian harus dituntaskan pengajarannya oleh guru mata pelajaran yang berkaitan. Bagian tersebut adalah:

  1. Bagian Pertama (Semester satu awal hingga mid semester satu)

Terdapat dua kompetensi dasar, yang mana didalamnya terdapat materi pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang sebaiknya dilalui oleh peserta didik.

  • Memahami pengelompokan sosial di masyarakat dari sudut pandang dan pendekatan Sosiologis
  • Menalar tentang terjadinya pengelompokan sosial di masyarakat dari sudut pandang dan pendekatan Sosiologis

Materi pembelajarannya adalah:

  • Pembentukan kelompok sosial
  • Dasar-dasar pembentukan kelompok
  • Berbagai bentuk dan jenis kelompok-kelompok kepentingan di masyarakat
  • Karakteristik khusus atau partikularisme dan eksklusivisme kelompok

Kegiatan pembelajarannya sebagai berikut:

  • Mengamati  proses pembentukan kelompok  sosial di masyarakat
  • Mengkaji dari berbagai sumber informasi tentang proses pembentukan kelompok sosial dalam masyarakat
  • Menumbuhkan rasa ingin tahu tentang proses pembentukan  kelompok  sosial dan mendiskusikannya berdasarkan pengetahuan Sosiologi dengan berorientasi pada praktik pengetahuan untuk  menumbuhkan sikap religiositas dan etika sosial
  • Mengidentifikasi dan mengumpulkan data tentang ragam pengelompokkan sosial di masyarakat sekitar dari berbagai macam sumber
  • Menganalisis data agar dapat mengklasifikasi ragam pengelompokkan sosial di masyarakat sekitar berdasarkan jenis dan bentuk pengelompokkan untuk menanamkan sikap kesadaran diri dan tanggung jawab public
  • Mempresentasikan hasil diskusi tentang pembentukan kelompok sosial
  1. Bagian Kedua (Mid Semester hingga UAS)

Terdapat juga dua kompetensi dasar, yang mana didalamnya terdapat materi pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang sebaiknya dilalui oleh peserta didik.

  • Memahami permasalahan sosial dalam kaitannya dengan pengelompokan sosial dan kecenderungan eksklusi sosial di masyarakat dari sudut pandang dan pendekatan Sosiologis
  • Melakukan respon mengatasi permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat dengan cara memahami kaitan pengelompokan sosial dengan kecenderungan eksklusi dan timbulnya permasalahan sosial

Materi pembelajaran sebagai berikut:

  • Permasalahan sosial dalam masyarakat
  • Permasalahan sosial di masyarakat
  • Partikularisme kelompok dan dilema pembentukan kepentingan public
  • Berbagai jenis permasalahan sosial di ranah public
  • Dampak permasalahan sosial terhadap kehidupan public
  • Pemecahan masalah sosial untuk mencapai kehidupan publik yang lebih baik

Materi tersebut dituntaskan dengan kegiatan sebagai berikut:

  • Mengenali berbagai permasalahan sosial yang ada di masyarakat sekitar
  • Menumbuhkan rasa ingin tahu tentang berbagai permasalahan sosial di masyarakat (kemiskinan, kriminalitas, kekerasan, kesenjangan sosial-ekonomi, ketidakadilan) melalui contoh-contoh nyata dan mendiskusikannya dari sudut pandang pengetahuan Sosiologi  berorientasi pemecahan masalah yang menumbuhkan sikap religiositas dan etika sosial
  • Melakukan survey di masyarakat setempat  tentang permasalahan sosial (kemiskinan, kriminalitas, kesenjangan sosial-ekonomi, ketidakadilan) melalui observasi, wawancara, dan kajian dokumen/literatur  dengan menggunakan panduan yang telah dipersiapkan sebelumnya
  • Menginterpretasi data hasil survey tentang permasalahan sosial (kemiskinan, kriminalitas, kekerasan, kesenjangan sosial ekonomi dan ketidakadilan) dikaitkan dengan konsep keragaman kelompok sosial sehingga tumbuh kesadaran diri untuk melakukan tanggung jawab publik atas permasalahan sosial yang ada di masyarakat
  • Mempresentasikan hasil  survey tentang permasalahan sosial dan pemecahannya sesuai hasil pengamatan
  1. Bagian Ketiga (Semester dua awal hingga mid semester dua)

Terdapat dua kompetensi dasar, yang mana didalamnya terdapat materi pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang sebaiknya dilalui oleh peserta didik.

  • Memahami arti penting prinsip kesetaraan untuk menyikapi perbedaan sosial demi terwujudnya kehidupan sosial yang damai dan demokratis
  • Menerapkan prinsip-prinsip kesetaraan untuk mengatasi perbedaan sosial dan mendorong terwujudnya kehidupan sosial yang damai dan demokratis

Materi pembelajarannya adalah:

  • Perbedaan, kesetaraan dan harmoni sosial
  • Partikularisme kelompok dan perbedaan sosial di masyarakat
  • Kesetaraan untuk mencapai kepentingan umum atau public
  • Perbedaan dan kesetaraan antar kelompok dalam kehidupan public
  • Relasi antar kelompok dan terciptanya keharmonisan sosial dalam kehidupan masyarakat atau publik

Kegiatan pembelajarannya adalah:

  • Mengamati perbedaan dan keragaman sosial yang ada di masyarakat sekitar
  • Menumbuhkan rasa ingin tahu tentang perbedaan dan keragaman sosial dalam kehidupan masyarakat dan mendiskusikan tentang pemecahannya  berdasar prinsip-prinsip kesetaraan sebagai warga negara dalam upaya mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis
  • Melakukan wawancara dan atau mengisi kuesioner mengenai sikap terhadap perbedaan sosial  yang ada di masyarakat dan pemecahannya berdasar prinsip-prinsip kesetaraan sebagai warga negara untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis
  • Menganalisis hasil wawancara atau isian kuesioner mengenai sikap terhadap perbedaan sosial di masyarakat untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis berdasarkan prinsip-prinsip kesetaraan sebagai warga negara
  • Merumuskan langkah-langkah dan strategi untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis untuk  sikap kesadaran diri dan tanggung jawab publik di masyarakat berdasarkan hasil analisis
  • Mempresentasikan hasil diskusi tentang langkah-langkah dan strategi untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di masyarakat
  • Merumuskan hasil diskusi untuk dijadikan bahan pembelajaran bersama dalam menyikapi dan menghormati perbedaan sosial dan tanggungjawab sosial dalam mendorong kehidupan masyarakat yang harmonis berdasar prinsip-prinsip kesetaraan sebagai warga negara
  1. Bagian Keempat

Sama seperti sebelumnya, terdapat dua kompetensi dasar, yang mana didalamnya terdapat materi pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang sebaiknya dilalui oleh peserta didik.

  • Memahami konflik sosial dan bagaimana melakukan respon untuk melakukan resolusi konflik demi terciptanya kehidupan yang damai di masyarakat
  • Memetakan konflik untuk mampu melakukan resolusi konflik dan menumbuh kembangkan perdamaian di masyarakat

Berikut ini adalah materi pembelajarannya:

  • Konflik, kekerasan, dan perdamaian
  • Konflik, kekerasan, dan perdamaian
  • Pemetaan konflik (konteks, issu, pihak-pihak, dan dinamika)
  • Akar masalah dan sebab-sebab terjadi konflik
  • Resolusi konflik (pencegahan, kelola, rekonsiliasi, dan transformasi)
  • Peran mediasi dan pihak ketiga dalam penyelesaian konflik dan menumbuhkan perdamaian

Kegiatan pembelajarannya adalah:

  • Mengamati gejala konflik dan kekerasan yang terjadi di masyarakat dan memahami perbedaan antara konflik dan kekerasan (kekerasan merupakan konflik yang tidak terselesaikan secara damai)
  • Menumbuhkan rasa ingin tahu tentang sebab-sebab/latar belakang terjadinya konflik dan kekerasan sosial serta mendiskusikannya untuk mencapai penyelesaian tanpa kekerasan
  • Mengumpulkan data primer/sekunder tentang konflik dan kekerasan dalam masyarakat dan penyelesaian yang dilakukan warga masyarakat
  • Mengidentifikasi dampak kekerasan (fisik, mental, sosial) dari konflik dan kekerasan yang  terjadi di masyarakat dengan menggunakan contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari yang ada di masyarakat setempat
  • Menganalisis dan mendiskusikan penyelesaian konflik menggunakan metode-metode penyelesaian konflik (mediasi, negosiasi, rekonsiliasi dan transformasi konflik) dalam rangka mmembentuk kesadaran diri dan tanggung jawab publik untuk tercapainya perdamaian dan kehidupan sosial yang harmonis di masyarakat
  • Mempresentasikan hasil diskusi tentang upaya penyelesaian konflik di masyarakat
  • Merumuskan hasil diskusi untuk dijadikan bahan pembelajaran bersama dalam penyelesaian konflik dan kekerasan di masyarakat dengan menggunakan cara-cara damai tanpa kekerasan
  1. Bagian Terakhir

Sama seperti sebelumnya, terdapat dua kompetensi dasar, yang mana didalamnya terdapat materi pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang sebaiknya dilalui oleh peserta didik.

  • Memiliki pengetahuan mengenai bagaimana melakukan pemecahan masalah untuk mengatasi permasalahan sosial, konflik dan kekerasan di masyarakat
  • Melakukan penelitian sederhana berorientasi pada pemecahan masalah berkaitan dengan permasalahan sosial dan konflik yang terjadi di masyarakat sekitar

Materi pembelajarannya:

  • Integrasi dan reintegrasi sosial sebagai upaya pemecahan masalah konflik dan kekerasan
  • Konflik bersifat kekerasan dan dampaknya terhadap perpecahan atau disintegrasi sosial
  • Perdamaian dan integrasi atau kohesi sosial
  • Pemulihan (recovery), rehabilitasi, reintegrasi dan transformasi sosial
  • Reintegrasi dan koeksistensi sosial dalam kehidupan damai di masyarakat

Kegiatan pembelajarannya adalah:

  • Mengamati dan mendiskusikan upaya integrasi dan reintegrasi sosial untuk mewujudkan perdamaian dan kehidupan sosial yang harmonis di masyarakat
  • Mengembangkan sikap kritis dan kepekaan terhadap konflik dan kekerasan yang terjadi di masyarakat untuk menemukan faktor pendorong dan penghambat tercapainya integrasi dan reintegrasi sosial
  • Merancang penelitian sosial menggunakan metode pemetaan berkaitan dengan upaya integrasi dan reintegrasi sosial sebagai upaya menyelesaikan konflik dan  mewujudkan perdamaian dan kehidupan msyarakat yang harmonis melalui langkah-langkah seperti identifikasi kebutuhan , analisis kepentingan dan pemecahan masalah dengan mengajukan rekomendasi
  • Mengolah data, menganalisis dan menyimpulkan hasil pemetaan  tentang upaya integrasi dan reintegrasi sosial untuk memperkuat kesadaran diri dan tanggung jawab publik  sebagai upaya mewujudkan perdamaian dan kehidupan sosial yang harmonis di masyarakat
  • Menyajikan hasil pemetaan tentang upaya integrasi dan reintegrasi sosial sebagai upaya penyelesaian konflik dan mewujudkan perdamaian dan kehidupan sosial yang harmonis di masyarakat dalam  berbagai bentuk, seperti laporan, tulisan/artikel, foto, gambar, tabel, grafik, dan audio-visual dengan tampilan yang menarik dan mudah dibaca.
  • Merumuskan hasil diskusi untuk dijadikan bahan pembelajaran bersama dan menumbuhkan sikap serta tanggungjawab bersama dalam melakukan integrasi dan reintegrasi sosial untuk  mewujudkan kehidupan yang damai di masyarakat.

Demikian adalah materi dan kegiatan pembelajaran mata pelajaran Sosiologi SMA kelas XI selama satu tahun. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d blogger menyukai ini: