Modernisasi pada Masyarakat Jawa

       Arti kata modernisasi dengan kata dasar modern berasal dari nahasa latin modernus yang dibentuk dari dua kata modo dan ernus. Modo berarti cara dan  ernus menunjuk adanya periode waktu masa kini. Jadi, modernisasi adalah suatu proses perubahan sosial dimana masyarakat yang sedang memperbarui dirinya berusaha mendapatkan ciri-ciri atau karakteristik yang dimiliki masyarakat modern.

         Kebudayaan jawa termasuk kebudayaan yang telah banyak mendapat pengaruh dari berbagai kebudayaan, seperti : kebudayaaan Hindu, Budha, Islam dan Eropa. Dulu masyarakat Jawa masih percaya pada hal yang gaib, percaya pada hari baik atau naas, percaya pada hari kelahiran atau weton, dan lain-lain. Adanya berbagai kepercayaan tersebut, maka dilaksanakan upacara-upacara selametan untuk tolak balak atau agar tidak tertimpa musibah.

       Stratifikasi sosial yang dikenal pada masyarakat Jawa dikenal dengan golongan bendoro, priyayi, dan wong cilik. Lapisan kaum priyayi dan bendoro (ndoro) terdiri dari keturunan bangsawan, pegawai, dan golongan terpelajar. Lapisan bawah terdapat golongan wong cilik (rakyat kecil) yang terdiri dari petani, tukang, dan pekerja kasar atau buruh.

          Adapun mata pencaharian masyaraakat Jawa biasanya bermata pencaharian bertani, beternak pada umumnya bersifat sambilan, selain itu juga bermata pencaharian nelayan yang biasanya dilakukan masyarakat pantai.

          Suku jawa juga memiliki berbagai kesenian daerah misalnya bentuk rumah adat, seni tari, seni tembang, dan pakaian adat jawa. Suku jawa sangat terkenal dengan batik. Batik dianggap masyarakat sebagai warisan budaya yang mahal sehingga banyak instansi-instansi pemerintah dewasa ini mulai banyak yang menggunakan batik sebagai seragam resmi pada hari-hari tentu dan jumlahya semakin meningkat dari tahun ke tahun.

        Lajunya arus perkembangan teknologi dan modernisasi membuat manusia semakin mudah dalam melakukan segala akitivitas, namun dibalik kemajuan ini memberikan dampak-dampak yang sangat terasa.

          Dampak modernisasi terhadap sistem kepercayaan suku jawa cukup memberikan perubahan. masyarakat jawa  yang dahulu rajin mengadakan upacara-upacara adat, seiring perkembangan jaman hal itu jarang dilakukan. Hanya keluarga keraton dan sebagian kecil masyarakat jawa yang masih melakukannya. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan pola pikir mereka yang sebagian sudah maju, bahwa jika tidak melaksanakan upacara atau ritual adat tidak akan terjadi apa-apa.

       Modernisasi dalam kesenian juga merasakan dampaknya. Seiring perkembangan zaman, teknologi semakin canggih dan informasi mudah didapat, masyarakat jawa terutama kaum muda lebih menganggap kebudayaan barat lebih tren, lebih gaul daripada kebudayaan daerahnya. Dalam hal fashion mereka lebih memilih produk-produk tiruan luar negeri seperti rok mini, celana jeans, dan sebagainya. Padahal dahulu masyarakat jawa dalam busana sehari-hari mereka menggunakan kebaya. Zaman sekarang sulit sekali menemukan remaja yang masih menggunakan kebaya. Kebaya digunakan hanya dalam upacara adat seperti pernikahan. Sebagian kecil memang masih ada yang menggunakan kebaya namun rata-rata sudah usia lanjut.

           Musik gamelan yang digunakan untuk mengiringi dalam upacara pernikahan sekarang sudah jarang digunakan. Masyarakat menganggap gamelan kuno dan lebih memilih musik dangdut yang mereka anggap lebih nge-trend. Musik dangdut merupakan suatu aliran musik yang berasal dari India kemudian masuk ke indonesia. Tergesernya gamelan akibat masuk dan berkembangnya musik dangdut juga merupakan dampak dari modernisasi.

       Untuk mengatasi dampak modernisasi, masyarakat perlu menyaring kebudayaan atau kepercayaan baru yang mulai masuk dan berkembang. Masyarakat juga perlu meningkatkan rasa cinta terhadap kebudayaan jawa dan ikut berpartisipasi melestarikannya.

 

Sumber:

Jaya, Pajar Hatma Indra. 2012. Dinamika Pola Pikir Orang Jawa Di Tengah Arus Modernisasi. Vol 24.

Maryati, Kun, dan Juju Suryawati. 2001. Sosiologi Jilid 1. Jakarta: Erlangga

https://www.google.com/search?q=jurnal+ppt+modernisasi&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a&channel=fflb#channel=fflb&q=jurnal+pdf+modernisasi+pada+masyarakat+jawa

2 comments

  1. Isi postingannya sangat bermanfaat kak, lebih menarik lagi apabila diserta foto sebagai buktinya. Terus semangat dan terus kembangkan ide kreatifmu. Salam generasi muda berprestasi

  2. Sangat bermanfaat, sukses selalu yaa 😀

Leave a Reply to Ardhi Noorkhan Syuhada Cancel reply

Your email address will not be published.

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

Skip to toolbar