Prosedur melakukan HV test (Hi-pot) untuk peralatan elektrikal

Sebagai mana yang kita ketahui bahwa perlatan-peralatan elektrikal seperti Switchgear, Trafo, harus kembali menjalani beberapa test setibanya di site, salah satunya adalah HV-test atau biasa disebut Hipot test.

Berikut adalah step-step dan prosedure melakukan HV test berdasarkan technical practise dan pengalaman :1. Persyaratan Umum
– HV test harus dilakukan oleh authorized personel
– Safety officer dan commissioning personel harus menyaksikan dan memverifikasi
– Semua personel yang terlibat harus mendapatkan ijin masuk site

2. Tujuan
– Tujuan HV test adalah untuk mengetahui jika terdapat kebocoran arus pada saat test tegangan tersebut.

3. Persiapan
– Peralatan uji HV harus ditempatkan di sisi Switchgear yang akan di test.
– Kabel MV harus dilepas dari Terminal MV dan busbar harus diisolasi dari Main CB,VTS, arrester Surge, kontrol Kabel.
– Semua terminal sekunder CT harus dilepas da diisolasi.
– Amankan daerah pengujian dengan tanda keselamatan (papan peringatan / klakson/ dsb).
– Pastikan wilayah pengujian bersih.
– Sediakan Power Supply untuk alat uji Hi-pot.

4. Langkah-langkah pengujian
– Siapkan gambar dan alat-alat.
– Keselamatan Koordinasi dengan personil yang terlibat tentang lingkup pekerjaan.
– Lepaskan semua peralatan yang dapat rusak dengan uji HV
– Amankan daerah benda uji untuk safety.
– Pastikan wilayah pengujian bersih.
– Lakukan test Tahanan Isolasi selama 1 menit per titik uji sebelum uji HV.
– Discharge tegangan sisa pada Obyek ke tanah menggunakan grounding stick.
– Lakukan DC / AC HV test dan peningkatan tegangan perlahan-lahan. Pantau Kebocoran pada interval sampai nilai uji nominal tercapai.
– Tegangan Nominal DC Hi-pot adalah 3 x Un (Phasa ke Netral), durasi 10 menit per titik uji. Mengacu pada IEC-60298, IEC-60694.
– Tegangan Nominal untuk AC tes Hi-pot adalah 80% dari nilai tegangan pada objek, durasi 10 menit per titik uji. Lihat IEC 62271-200: 2003.
– Catat nilai kebocoran arus setiap 1 menit.
– Setelah 10 menit, kurangi tegangan rendah perlahan sampai nol dan kemudian matikan tes HV.
– Discharge tegangan sisa pada Obyek ke Ground menggunakan grounding stick.
– Lakukan test Tahanan Isolasi untuk 1 menit per titik uji setelah pengujian HV.
– Discharge tegangan sisa pada Obyek ke tanah menggunakangrounding stick.
– Catat semuanya pada form yang telah disediakan..

Salam Elektro

Klik Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.