TRUE BLOG

Tag: Kelompok Sosial

Materi Sosilogi SMA Kelas XI Bab 1: Pembentukan Kelompok Sosial

by on Dec.20, 2015, under Sosiologi SMA

Manusia apabila disandingkan dengan makhluk hidup lain seperti hewan, maka dia tiak akan mungkin bisa bertahan hidup sendiri. Misalnya saja seekor anak ayam, walaupun ditinggal induknya tetap bisa mencari makan sendiri, namun manusia tanpa manusia lain pasti akan mati. Misalnya saja bayi, harus diajari makan, berjalan, main-main, dan sebagainya. Dengan demikian kita dapat mengetahui bahwa manusia sejak lahir memanglah sudah membutuhkan manusia lain.

Hewan-hewan seperti sapi, kuda, kucing, dan lain sebagainya sanggup hidup diudara dingin tanpa pakaian. Namun manusia tidak mungkin demikian. Maka manusia tetap membutuhkan orang lain untuk melangsungkan kehidupannya. Dalam menghadapi alam sekeliling maka manusia harus hidup berkawan dengan manusia-manusia lainnya. Karena apabila manusia hidup sendiri, misalnya dalam keadaan terkungkung didalam suatu ruangan yang tertutup sehingga dia tidak dapat mendengarkan suara orang lain atau tak dapat melihat orang lain, maka akan terjadi gangguan dalam perkembangan jiwanya. Naluri  manusia untuk selalu hidup dengan orang lain disebut dengangregariousness sehingga manusia disebut juga social animal (=hewan sosial), yaitu hewan yang mempunyai naluri untuk senantiasa hidup bersama.  Karena sejak dilahirkan manusia sudah mempunyai dua hasrat atau keinginan pokok, yaitu:

  1. Keinginan untuk selalu menjadi satu dengan manusia lain di sekelilingnya (yaitu masyarakat).
  2. Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya.

(continue reading…)

Leave a Comment : more...

Materi Antropologi sma kelas X Budaya lokal, budaya nasional, budaya asing, hubungan antar budaya di era globalisasi.

by on Dec.20, 2015, under Antropologi SMA

Kemajemukan budaya lokal di Indonesia tercermin dari keragaman budaya dan adat istiadat dalam masyarakat. Suku bangsa di Indonesia, seperti suku Jawa, Sunda, Batak, Minang, Timor, Bali, Sasak, Papua, dan Maluku memiliki adat istiadat dan bahasa yang berbeda-beda. Setiap suku bangsa tersebut tumbuh dan berkembang sesuai dengan alam lingkungannya. Keadaan geografis yang terisolir menyebabkan penduduk setiap pulau mengembangkan pola hidup dan adat istiadat yang berbeda-beda. Misalnya, perbedaan bahasa dan adat istiadat antara suku bangsa Gayo-Alas di daerah pegunungan Gayo-Alas dengan penduduk suku bangsa Aceh yang tinggal di pesisir pantai Aceh.

 

Ciri Budaya Lokal

Ciri-ciri budaya lokal dapat dikenali dalam bentuk kelembagaan sosial yang dimiliki oleh suatu suku bangsa. Kelembagaan sosial merupakan ikatan sosial bersama di antara anggota masyarakat yang mengoordinasikan tindakan sosial bersama antara anggota masyarakat. Lembaga sosial memiliki orientasi perilaku sosial ke dalam yang sangat kuat. Hal itu ditunjukkan dengan orientasi untuk memenuhi kebutuhan anggota lembaga sosial tersebut. Bentuk kelembagaan sosial itu dapat dijumpai dalam sistem gotong royong di Jawa dan di dalam sistem banjar atau ikatan adat di Bali. Gotong royong merupakan ikatan hubungan tolong-menolong di antara masyarakat desa. Di daerah pedesaan pola hubungan gotong royong dapat terwujud dalam banyak aspek kehidupan. Kerja bakti, bersih desa, dan panen bersama merupakan beberapa contoh dari aktivitas gotong royong yang sampai sekarang masih dapat ditemukan di daerah pedesaan. Di dalam masyarakat Jawa, kebiasaan gotong royong terbagi dalam berbagai macam bentuk. Bentuk itu di antaranya berkaitan dengan upacara siklus hidupmanusia, seperti perkawinan, kematian, dan panen yang dikemas dalam bentuk selamatan.

(continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Blogroll

A few highly recommended websites...

    Archives

    All entries, chronologically...