sosiologi dan antropologi

universitas negeri semarang

Materi Antropologi SMA Kelas X : Konsep Dasar, Peran Fungsi, dan Keterampilan Antropologi dalam Mengkaji Kesamaan dan Keberagaman Budaya, Agama, Religi/Kepercayaan, Tradisi, dan Bahasa.

suku-bangsa-nusantara-1024x546Dasar-Dasar Antropologi

A. Pengertian Antropologi

Antropologi adalah suatu studi ilmu yang mempelajari tentang manusia baik dari segi budaya, perilaku, keanekaragaman, dan lain sebagainya. Antropologi adalah istilah kata bahasa Yunani yang berasal dari kata anthropos dan logos. Anthropos berarti manusia dan logos memiliki arti cerita atau kata.

Berikut ini beberapa definisi (pengertian) antropologi menurut para ahli:

  1. Koentjaraningrat : Antropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan.
  2. William A. Havilland : Antropologi adalah studi tentang umat manusia, berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia.
  3. David Hunter : Antropologi adalah ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak terbatas tentang umat manusia.

B. Konsep dalam Antropologi

  1. Kebudayaan

Kebudayaan menurut Koentjraningrat mengemukakab bahwa kebudayaan adalah sebagai keseluruhan system gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan bermasyarakat yang dijadikan milik diri manusia sebagai hasil belajar.

  1. Unsur Kebudayaan

Satuan terkecil dalam suatu kebudayaan disebut unsure kebudayaan atau “trait”. Terdapat tujuh unsur kebudayaan yaitu Sistem bahasa, Sistem peralatan hidup dan teknologi, Sistem ekonomi dan mata pencaharian hidup, Sistem kemasyarakatan dan organisasi social, Ilmu pengetahuan, Kesenian, Sistem kepercayaan, atau agama

  1. Kompleks Kebudayaan

Seperangkat unsur kebudayaan yang mempunyai keterkaitan fungsional satu dengan lainnya (kompleks kebudayaan). Contohnya adalah system perkawinan pada masyarakat Indonesia.

  1. Enkulturasi

Adalah proses dimana individu belajar untuk berperan serta dalam kebudayaan masyarakat sendiri.

  1. Daerah Kebudayaan (Culture Area)

Adalah suatu wilayah geografis yang penduduknya berbagi unsure-unsur dan kompleks-kompleks kebudayaan tertentu yang sama.

  1. Difusi Kebudayaan

Adalah proses tersebarnya unsure kebudayaan dari satu daerah kebudayaan ke daerah kebudayaan yang lain.

  1. Akulturasi

Adalah pertukaran unsure-unsur kebudayaan yang terjadi selama dua kebudayaan yang berbeda saling kontak secara terus menerus dalam waktu yang panjang.

  1. Etnosentrisme

Adalah sikap suatu kelompok masyarakat yang cenderung beranggapan bahwa kebudayaan sendiri lebih unggul daripada semua kebudayaan yang lain.

  1. Tradisi

Pada setiap masyarakat selalu terdapat sejumlah tingkahlaku atau kepercayaan yang telah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat yang bersangkutan dalam kurun waktu yang panjang

  1. Relativitas Kebudayaan

Tiap kebudayaan memiliki ciri-ciri yang unik yang tidak terdapat pada kebudayaan yang lainnya, maka apa yang dipandang sebagai tingkah laku normal kebudayaan mungkin dipandang abnormal dalam kebudayaan lain.

  1. Ras dan Kelompok Etnik

Ras adalah sekelompok orang yang memiliki kesamaan dalam unsure biologis atau populasi yang memiliki kesamaan unsure-unsur fisik yang khas yang disebabkan oleh keturunan (genetic) sedangkan etnik adalah sekumpulan individu yang merasa sebagai satu kelompok karena kesamaan identitas, nilai-nilai social yang dijunjung bersama, pola tingkahlaku yang sama, dan unsure-unsur budaya lainnya yang secara nyata berbeda dibandingkan dengan kelompok yang lain.

C. Pendekatan Antropologi

Berikut 3 macam pendekatan utama yang biasa dipergunakan oleh para ilmuwan antropologi.

  1. Pendekatan holistic

Pendekatan ini digunakan oleh para pakar antropologi apabila mereka sedang mempelajari kebudayaan suatu masyarakat. Kebudayaan di pandang sebagai suatu keutuhan, setiap unsur di dalamnya mungkin dipahami dalam keadaan terpisah dari keutuhan tersebut..

  1. Pendekatan komparatif

Kebudayaan masyarakat pra-aksara. Pendekatan komparatif juga merupakan pendekatan yang unik dalam antropologi untuk mempelajari kebudayaan masyarakat yang belum mengenal baca-tulis (pra-aksara).

  1. Pendekatan historic

Pendekatan dan unsur-unsur historik mempunyai arti yang sangat penting dalam antropologi, lebih penting dari pada ilmu lain dalam kelompok ilmu tingkah laku manusia.

D. Fungsi dan Tujuan Antropologi

Fungsi dan tujuan mempelajari sosiologi pendidikan ini adalah sebagai berikut :

  1. Untuk mempelajari sejarah terjadinya dan perkembangan manusia sebagai makhluk biologis.
  2. Untuk mempelajari sejarah terjadinya berbagai bahasa manusia diseluruh dunia dan penyebarannya.
  3. Untuk mempelajari masalah terjadinya persebaran dan perkembangan berbagai kehidupan diseluruh dunia.
  4. Untuk mempelajari masalah dasar kebudayaan dalam kehidupan manusia dari suku-suku bangsa yang tersebar dimuka bumi sampai sekarang.

Keberagaman Budaya, Agama, Religi, Tradisi dan Bahasa di Indonesia

A. Budaya

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

B. Agama

Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.

Kata “agama” berasal dari bahasa Sanskerta, āgama yang berarti “tradisi”. Sedangkan kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari bahasa Latin religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti “mengikat kembali”. Maksudnya dengan bereligi, seseorang mengikat dirinya kepada Tuhan. Émile Durkheim mengatakan bahwa agama adalah suatu sistem yang terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal yang suci.

C. Tradisi

Tradisi (Bahasa Latin traditio, “diteruskan” ) atau kebiasaan, dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama. Hal yang paling mendasar dari tradisi adalah adanya informasi yang diteruskan dari generasi ke generasi baik tertulis maupun (sering kali) lisan, karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah.

D. Bahasa

Tercatat ada 442 bahasa yang dimiliki Indonesia yang terungkap dalam Kongres Bahasa ke-9 yang digelar 2008 silam. Pada 2012, penelitian berlanjut dengan mengambil sampel di 70 lokasi di wilayah Maluku dan Papua. Hasil dari penelitian itu, jumlah bahasa dan sub bahasa di seluruh Indonesia mencapai 546 bahasa.

Peran Antropologi dalam Mengkaji Keunikan, Kesamaan dan Keberagaman Budaya, Agama, Religi/Kepercayaan, Tradisi, dan Bahasa

A. Paleoantropologi

Yaitu ilmu bagian yang meneliti asal-usul dan evolusi manusia dengan mempergunakan sisa-sisa tubuh yang telah membatu.

B. Somantologi

Yaitu ilmu yang mempelajari keberagaman ras manusia dengan mengamati ciri-ciri fisik. Secara Garis besar, ras penduduk di dunia terbagi atas 3 ras (suku bangsa) yaitu Mongoloid, Negroid, Kaukasoid.

C. Prehistori

Prehistori adalah ilmu yang mempelajari zaman prasejarah.

D. Etnolinguistik

Etnolinguistik merupakan cabang ilmu linguistik yang mempelajari struktur bahasa berdasarkan cara pandang dan budaya yang dimiliki masyarakat

E. Etnografi

etnografi adalah uraian atau gambaran tentang bangsa-bangsa di suatu tempat dan di suatu waktu.

F. Etnopsikologi

Deskripsi-deskripsi tentang kepribadian suatu bangsa dalam karangan-karangan etnografi zaman lampau

G. Ekspansi budaya (masuknya bangsa asing ke negara lain dengan tujuan ingin menjajah dan menguasai negara tersebut).

H. Penetrasi budaya (masuknya pengaruh suatu kebudayaan ke kebudayaan lainnya).

I. Asimilasi (pembauran dua kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru).

Sumber :

Supriyanto S.pd, “Antropologi”. 21 Desember 2015. https://www.sman1praya.sch.id/download/al14.pdf.

posted by Sofiyatin in antropologi SMA and have No Comments

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment