Jembatan Apera dan Sungai Musi

Palembang adalah ibukota dari provinsi Sumatera Selatan dan merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sumatera. Dulunya, Palembang terkenal dengan keberadaan kerajaan Sriwijaya, kerajaan Buddha yang paling besar di Asia Tenggara.

Selain terkenal dengan pempeknya, Palembang juga mempunyai potensi wisata yang tidak kalah dengan kota lainnya di Sumatera. Apa saja tempat wisata di Palembang yang wajib dikunjungi?

jembatan amperaJembatan Ampera adalah sebuah jembatan yang sudah menjadi ikon dan lambang kota Palembang. Mulai dibangun pada tahun 1962, jembatan ini selesai dibangun dalam jangka waktu 3 tahun. Jembatan Ampera menghubungkan Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang terpisahkan oleh Sungai Musi. sungai terpanjang di Sumatera dengan panjang mencapai 750 KM. Sungai Musi membelah kota Palembang menjadi 2 bagian dan dulunya merupakan sarana transportasi utama di Palembang.

sungai musiDi tepi Sungai Musi terdapat beberapa obyek wisata, di antaranya restoran terapung, Kampung Arab, dan Benteng Kuto Besak. Menurut saya, Sungai Musi adalah tempat yang pas untuk berwisata kuliner di kota Palembang Sekitar 50 meter dari Jembatan Ampera, terdapat sebuah pasar yang merupakan pusat souvenir dan makanan sehingga Anda dapat dengan mudah membeli oleh-oleh dan mengisi perut.

Kabar Gempa Hari ini 2015/10/23

Jumat 23 Oktober 2015 tepatnya pukul 01.1o WIB Magitudo : 5.0 SR, 14 KM,( 26 KM arah timur laut Jepara-jawa tengah).

Gempa bumi berkekuatan 5,0 Skala Richter (SR) terjadi di Jepara, Jawa Tengah. Belum ada laporan mengenai dampak gempa ini.

Dilansir situs Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 01.10 WIB, Jumat (23/10/2015). BMKG mencatat kedalaman gempa 14 kilometer.

Lokasi gempa berada di 6.39 LS-110.91 BT atau 26 km Timur Laut Jepara atau sekitar 84 km Timur Laut Semarang. BMKG menyebut tak ada potensi tsunami dari gempa tersebut.

Belum ada laporan mengenai adanya korban atau kerusakan akibat gempa tersebut.

dilihat dari sumber gempa yang terjadi, titik gempa (episentrum) tidak bisa terjadi di daerah laut jawa utara karena, di utara jawa merupakan bekas daratan dan bukan titik pertemuan antar lempeng.

Namun Bisa diperkirakan Gempa tersebut bisa berasal dari gempa runtuhan, atau aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh manusia.

Source : Detik.com