Ulasan Akhir 10 Blog teman Sejawat

Postingan ini berisi ulasan blog yang di dalamnya menilai tentang kelebihan dan kelemahan serta saran bagi blog teman sejawat saya. Postingan ini juga sekaligus dijadikan sebagai pengganti Ujian Akhir dari Mata Kuliah Praktek Laboratorium dengan Dosen Pengampu  Pak Bayu. Baiklah, langsung saja kita ulas blog dari teman sejawat Saya ! !

Blog No. 1

  1. Nama Pemilik Blog : Hafid setiaji
  2. Alamat Blog : http://blog.unnes.ac.id/hafidsetiaji/
  3. Keunggulan :
  • Dengan tema yang sederhana namun menghasilkan tampilan yang menarik
  • Info mengenai judul site “Pintu Taubat” cukup unik dan membuat pembaca bertanya-tanya mengenai makna dari penamaan tersebut
  1. Kelemahan :
  • Paragraph dalam artikel ada yang tidak diberi justify (perataan kanan kiri)
  • Dalam kategori “Referensi untuk Belajar”, isi postingan tidak singkron dengan judul kategori
  1. Saran :
  • Postingan artikel dalam blog sebaiknya disertakan justify (perataan kanan kiri) agar terlihat rapi
  • Sebaiknya Page blog “Uncategorized” dihilangkan saja

Continue reading

Materi Sosiologi Kelas XII: Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas

Pengertian komunitas

komunitas

Komunitas atau community merupakan sekelompok orang yang hidup bersama pada lokasi yang sama. Sehingga mereka telah berkembang menjadi sebuah “kelompok hidup” (group lives) yang diikat oleh kesamaan kepentingan (common interest). Artinya, adasocial relationship yang kuat di antara mereka, pada satu batasan geografis tertentu. Selain itu komunitas juga merupakan kesatuan sosial yang terorganisasikan dalam kelompok-kelompok dengan kepentingan bersama (communities of common interest), baik yang bersifat fungsional maupun yang mempunyai teriotrial. Istilah community dapat juga diterjemahkan sebagai “masyarakat setempat”.

Pemberdayaan komunitas

Pemberdayaan masyarakat atau komunitas merupakan suatu upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat lapisan masyarakat yang dalam kondisi sekarang tidak mampu untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. Dengan kata lain memberdayakan adalah memampukan dan memandirikan masyarakat.

Pemberdayaan komunitas dapat disebut sebagai suatu upaya untuk menciptakan/meningkatkan kapasitas atau kemampuan masyarakat, baik secara individu maupun kelompok, dalam memecahkan berbagai persoalan yang terkait dengan upaya peningkatan kualitas hidup, kemandirian, dan kesejahteraannya. Continue reading

Materi Sosiologi Kelas XII: Ketimpangan Sosial Sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi

Pengertian Ketimpangan Sosial

ketimpangan sosial

Ketimpangan sosial adalah sebuah ketidakadilan dalam status dan kedudukan yang dirasakan oleh masyarakat. ketimpangan sosial sendiri merupakan sebuah kondisi yang ada di tengah masyarakat yang menunjukkan adanya ketidakseimbangan akibat adanya perbedaan aspek-aspek yang ada di masyarakat, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun budaya. Ketimpangan sosial dapat juga dilihat dari adanya perbedaan akses untuk mendapatkan atau memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Sumber daya tersebut adalah dapat berupa kebutuhan primer maupun sekunder. Contoh kebutuhan primer antara lain adalah kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Sedangkan contoh kebutuhan sekunder yaitu sarana saluran politik, sarana saluran hak azasi manusia,dan sebagainya.ketidaksamaan akses untuk mendapatkan atau memanfaatkan sumber daya yang tersedia.

Faktor-faktor penyebb ketimpangan sosial

Ketimpangan sosial dalam masyarakat disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor dari dalam individu (faktor internal) dan faktor dari luar individu (faktor eksternal). Dua faktor tersebut yang mencegah serta menghalangi sesorang untuk dapat mengakses atau memanfaatkan sumber daya dan kesempatan-kesempatan yang tersedia. Kedua faktor tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Faktor internal

Continue reading

Materi Sosiologi Kelas XII: Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal

Pengertian globalisasi

Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya popular, dan bentuk-bentuk interaksi lain. Dengan kata lain, kemunculan sebuah sistem ekonomi dan budaya global yang membuat manusia di seluruh dunia menjadi sebuah masyarakat tunggal yang global. Menurut Cohen dan Kennedy menyatakan bahwa globalisasi adalah “seperangkat transformasi yang saling memperkuat” dunia, yang meliputi beberapa hal, sebagai berikut:

  1. Perubahan dalam konsep ruang dan waktu
  2. Pasar dan produksi ekonomi di Negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan, pembagian pekerjaan yang baru secara internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam Word Trade Organization (WTO)
  3. Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, music, dan transmisi berita dan olahraga internasional)
  4. Meningkatnya masalah bersama
  5. Ekonomi
  6. Lingkungan
  7. Permasalahan lazim lainnya seperti Aids, flu babi, flu burung, perdagangan obat terlarang, terorisme internasional

Continue reading

Materi Sosiologi Kelas XII: Perubahan Sosial dan Dampaknya

Pengertian perubahan sosial

Pada dasaranya setiap masyarakat yang ada di dunia akan mengalami perubahan. Hal tersebut dapat dilihat dengan membandingkan kehidupan masyarakat pada zaman sekaranag dan masyarakat pada masa lampau. Dengan kata lain, masyarakat terus menerus akan mengalami perubahan meskipun perubahan antara masyarakat satu dengan masyarakat yang lain tidak selalu sama. Perbedaan perubahan antar masyarakat tersebut dapat dilihat dari waktu yang cepat atau lambat. Perubahan sosial merupakan suatu perubahan mengenai nilai-nilai sosial, norma, dan berbagai pola dalam kehidupan manusia yang terjadi di masyarakat. berikut ini merupakan pengertian perubahan sosial menurut para ahli, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Selo Soemardjan

Selo Soemardjan mendefinisikan bahwa perubahan sosial merupakan segala perubahan pada berbagai lembaga masyarakat dalam suatu lingkungan masyarakat yang memengaruhi sistem sosial, termasuk di dalamnya nilai sosial, sikap, pola perilaku antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

2. Emile Durkheim

Perubahan sosial menurut Emile Durkheim ialah perubahan sosial dapat terjadi sebagai hasil faktor-faktor ekologis dan demografis, yang mengubah kehidupan masyarakat dari kondisi tradisional yang diikat solidaritas mekanistik, ke dalam kondisi masyaakat modern yang diikat oleh solidaritas organistik. Continue reading

Materi Sosiologi Kelas XI: Integrasi Dan Reintegrasi Sosial Sebagai Upaya Pemecahan Masalah Konflik Dan Kekerasan

Pengertian integrasi

Pembaruan sesuatu tertentu yang menjadu kestauan utuh merupakan definisi integrasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Integrasi sosial merupakan suatu proses penyesuaian dan pemersatuan elemen-elemen yang berbeda dalam masyarakat. Elemen-elemen yang berada dalam masyarakat meliputi perbedaan kedudukan, agama, sosial, ras, etnik, sistem nilai, norma, bahasa dan kebiasaan. Nilai dan norma sosial yang berkembang di masyarakat sendiri berlaku dalam kurun waktu yang cukup lama, tidak mudah berubah dan dijadikan secara konsisten oleh seluruh anggota masyarakat.

Syarat-syarat integrasi sosial

Menurut William F. Ogburn dan Mayer Nimkof integrasi sosial akan terjadi apabila memenuhi beberapa syarat, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Integrasi sosial akan terjadi apabila anggota-anggota masyarakat merasa berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan di antara mereka.
  2. Masyarakat mampu menciptakan konsesus bersama (kesepakatan bersama) mengenai nilai dan norma sosial yang kemudian dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan keseharian dan dalam mengatasi hal-hal yang dilarang menurut kebudayaan.

Faktor-faktor integrasi sosial Continue reading

Materi Sosiologi Kelas XI: Konflik, Kekerasan, Dan Upaya Penyelesaiannya

Pengertian konflik

Menurut Morton Deutsch (1973) dalam Budiyono (2009), konflik yang timbul dalam masyarakat dikarenakan pola saling ketergantungan yang negative antar masyarakat. Konflik berasal dari bahasa latin “configure” yang berarti saling memukul. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia juga didefinisikan sebagai percekcokkan, perselisihan atau pertentangan. Maka dari itu, konflik merupakan dua hal atau lebih yang saling bertentangan dan juga berusaha saling menyingkirkan salah stu pihak dengan cara membuat tidak berdaya hingga menghancurkannya. Terjadinya konflik dalam masyarakat disebabkan oleh beberapa faktor-faktor pendukung.

Faktor-faktor penyebab konflik

Konflikyang ada di masyarakat dapat menimbulkan perpecahan atau persatuan. Hal ini tergantung pada bagaimana masyarakat dalam menyikapi konflik yang ada. Berikut ini merupakan beberapa penyebab terjadinya konflik dalam masyarakat antara lain: Continue reading

Materi Sosiologi Kelas XI: Perbedaan, Kesetaraan Dan Harmoni Sosial

Perbedaan sosial

Indonesia merupakan salah satu negara yang majemuk. Hal ini dapat dilihat dari keanekaragaman yang dimiliki oleh Indonesia. Dimana Indonesia terdiri dari suku bangsa, ras, etnis, dan agama yang berbeda-beda. Oleh karena itu, keragaman ini menyebabkan masing-masing masyarakat yang ada Indonesia tidak mudah untuk disatukan dengan masyarakat yang lain. Hal ini dikarenakan masing-masing suku bangsa memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain. Perbedaan-perbedaan yang dimiliki masyarakat Indonesia tersebut menyebabkan adanya perbedaan tingkah laku dan aktivitas dalam melangsungkan kehidupan kesehariannya. Kedua perbedaan tersebut yaitu, tingkah laku dan aktivitas, yang merupakan wujud dari ketidaksamaan sosial.

Klasifikasi perbedaan sosial

Ketidaksamaan sosial merupakan perbedaan baik secara kebudayaan, tingkah laku, maupun aktivitasnya antara individu atau kelompok satu dengan yang lainnya. Di Indonesia ketidaksamaan sosial tersebut dapat diklasifikasikan menjadi dua, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Ketidaksamaan sosial horizontal atau yag biasa disebut differensiasi sosial merupakan perbedaan antarindividu atau kelompok yang tidak menunjukan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah. Dengan kata lain perbedaan horizontal tidak diukur berdasarkan kualitas dari unsur-unsur yang membuat keragaman tersebut.
  2. Ketidaksamaan sosial vertikal atau yang disebut dengan stratifikasi sosial merupakan perbedaan antar individu atau kelompok yang menunjukan adanya tingkatan lebih rendah atau lebih tinggi. Dalam stratifikasi sosial ini terlihat jelas perbedaan antara lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam.

Continue reading

Materi Sosiologi Kelas XI: Permasalahan Sosial Dalam Masyarakat

Pengertian permasalahan sosial dalam masyarakat

Pada dasarnya permasalahan sosial merupakan sebuah gejala atau fenomena yang muncul dalam realitas kehidupan bermasyarakat. Dalam mengidentifikasi permasalahan sosial yang ada di masyarakat berbeda-beda antara tokoh satu dengan lainnya. Sedangkan pengertian permasalahan sosial oleh beberapa ahli adalah sebagai berikut:

  1. Menurut Soerjono Soekanto, masalah sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.
  2. Menurut Soetomo masalah sosial adalah sebagai suatu kondisi yang tidak diinginkan oleh sebagian besar warga masyarakat.
  3. Menurut Lesli, masalah sosial sebagai suatu kondisi yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan sebagian besar warga masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai dan karena perlunya untuk diatasi atau diperbaiki.
  4. Menurut Martin S. Weinberg, masalah sosial adalah situasi yang dinyatakan sebagai sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai oleh warga masyarakat yang cukup signifikan, dimana mereka sepakat dibutuhkannya suatu tindakan untuk mengubah situasi tersebut.

Permasalahan sosial merupakan fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat. Permasalahan sosial muncul dalam masyarakat karena adanya interaksi sosial diantara masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan dalam hidupnya. Pada dasarnya interaksi sosial yang berlangsung dalam masyarakat bersifat asosiatif dan disosiatif. Continue reading

Materi Sosiologi Kelas XI : Pembentukan Kelompok Sosial

Definisi kelompok sosial

Kelompok Sosial merupakan suatu kesatuan sosial yang terdiri dari kumpulan individu-individu yang hidup bersama dalam satu tempat. Kumpulan dari individu-individu tersebut kemudian mengadakan hubungan timbal balik yang cukup intensif dan teratur. Adanya kelompok sosial tersebut bertujuan agar adanya pembagian tugas, struktur, serta norma-norma tertentu yang berlaku bagi mereka. Kelompok sosial muncul karena adanya dorongan untuk mempertahankan hidup, dorongan untuk meneruskan keterunan dan dorongan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja. Soerjono Soekanto menjelskan bahwa sejak dilahirkan manusia sudah mempunyai dua hasrat atau kepentingan pokok bagi kehidupannya, yaitu keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain di sekelilingnya (gregariousness), dan keinginan menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya. Selain itu dalam pembentukan kelompok sosial tersebut harus memenuhi persyaratan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Adanya kesadaran sebagai bagian dari kelompok yang bersangkutan.
  2. Adanya hubungan timbal balik antara anggota.
  3. Adanya faktor pengikat seperti kesamaan ideologi, kepentingan dan kesamaan nasib.
  4. Memiliki struktur, kaidah dan pola perilaku yang sama.
  5. Bersistem dan berproses.

Continue reading

Skip to toolbar