Matematika dan Perang

Frankfurt, BlackCoffeePost. Saat Perang Dunia II, seorang matematikawan diminta memberi rekomendasi tentang efisiensi pemasangan baja pelindung bagian badan pesawat tempur. Dari data lubang peluru pesawat-pesawat yang kembali setelah bertempur, dia menyarankan untuk mengutamakan memberikan perlindungan pada bagian dengan banyak lubang paling sedikit. Asumsinya adalah: pesawat yang tidak kembali/ jatuh di medan perang mempunyai lubang peluru yang banyak pada bagian itu atau peluru yang mengenai bagian itu telah menyebabkan pesawat itu jatuh.

https://www.instagram.com/p/BAZHQwTTO7O/?taken-by=adinurcahyono_ig

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: