Materi Sosiologi SMA Kelas X Bab III : Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat

uui

materi ini di ajarkan kepada peseta didik agar mampu memahami berbagaai ragam dari gejala sosial di dalam masyarakat. Salah satu nya adalah permasalahan sosial yang kerap kali muncul di dalam kehidupan sosial. Dalam mengidentifikasi sebuah permasalahan sosial yang ada di dalam masyarakat.

Istilah masalah sosial mengandung dua kata yaitu “Masalah” dan “Sosial”. Kata “Masalah” mengandung arti persoalan yang mengacu pada kondisi , situasi atau perilaku yang tak diinginkan dan biasanya mengarah pada konflik. Sedangkan “Sosial” berarti persoalan-persoalan sosial yang tidak diinginkan, atau bertentangan dengan keinginan masyarakat.

Pengertian Masalah Sosial Menurut Para Ahli:

  1. Arnold rose

Menyatakan bahwa masalah sosial dapat didefinisikan sebagai suatu situasi yang telah memengaruhi sebagian besar masyarakat sehingga  mereka percaya bahwa situasi itu adalah sebab dari kesulitan mereka. Situasi itu dapat diubah.

  1. Raab dan selznick

Berpandangan bahwa masalah sosial adalah masalah hubungan sosial yang menantang masyarakat itu sendiri atau menciptakan hambatan atas kepuasan banyak orang.

  1. Ricard dan ricard

Berpendapat bahwa masalah sosial adalah pola perilaku dan kondisi yang tidak diinginkan dan tidak dapat diterima oleh sebagian besar anggota masyarakat.

  1. Soejono soekanto

Menyatakan bahwa masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.

Faktor penyebab Timbulnya permasalah Sosial

  1. Faktor Ekonomi : kemiskinan, pengangguran, kriminalitas
  2. Faktor Biologis : cacat fisik, wabah penyakit menular, fenomena bunuh diri.
  3. Faktor Psikologis : sakit jiwa, frustasi, kecemburuan sosial.
  4. Faktor Budaya : premanisme, kenakalan remaja, prostitusi
  5. Faktor lingkungan : perkampungan yang padat dan kumuh
  6. Faktor Alam : bencana alam ( Gunung Meletus, Banjir, Musim Kemarau yang Panjang).

Beberapa Masalah Sosial Masa Kini

  1. Kemiskinan

Kemiskinan diartikan sebagai keadaan seseorang yang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok, dan tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut. Di dalam sosiologis faktor kemiskinan ini di karenakan lembaga ekonomi tidak berjalan dengan baik. Di dalam masyrakat faktor kemiskinan ini sangat dianggap menganggu pertumbuhan ekonomi dalam masyarakat. Kemudian jika masalah kemiskinan ini terlalu banyak di suatu negara akan sangat menganggu dan dapat menimbulkan masalah sosial yang sangat komplek seperti kejahatan, tindakan kriminalitas akan sangat meningkat.

  1. Kenakalan remaja

masalah kenakalan remajaa ini yang sangat merasahkan masyarakat. Kenakalan remaja ini memunculkan berbagai masalah yaitu tindakan tawuran antar pelajar yang mengakibatkan fasilitas umum rusak akibat kejadian tawuran. Tidak hanya tindakan tawuran saja yang jadi permasalah sekarang, seks bebas, narkoba juga menjadi perhatian khusus dari masyarakat agar kenakalan remaja dapar berkurang.

Masalah sosial dalam perspektif teori fungsional, konflik dan interaksi simbolis

  1. Teori fungsionalis berpandangan bahwa masalah sosial muncul dari kegagalan institusi sosial, kelompok dan bagian lain dari masyarakat untuk menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya.
  2. Teori konflik berpandangan bahwa maslah sosial muncul dari eksploitasi kelompok yang kuat terhadap kelompok yang lemah.
  3. Teori interaksi simbolis berpandangan bahwa masalah-masalah sosial muncul karena pergaulan dengan pelanggar hukum dan pelabelan karakter yang buruk.

Upaya penanggulangan permasalahan sosial

  1. Upaya penanggulangan masalah kemiskinan di bidang pendidikan Upaya penangulangan di bidang pendidikan misalnya, memberi bantuan BOS (Bantuan Operasional Sekolah), biasiswa kepada warga yang tidak mampu namun sang anak memiliki keinginan untuk belajar dan sekolah.
  2. Upaya penanggulangan masalah kejahatan

Masalah kejahatan ini biasanya sering terjadi di wilayah perkotaan karena kurangya lapangan pekerjaan dan padatnya warga yang ada di daerah tersebut membuat suasana jadi penat, sumpek dan tindakan kejahatan akan muncul karena desakan ekonomi pada setiap warganya. Cara menangulangi adalah pemerintah dapat memberikan jaminan kesehatan, mendirikan lapangan kerja sesuai dengan keahlian masing-masing warga.

Sumber :

Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2014. Sosiologi 1:Kelompok Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta. Esis Erlangga

1 comments

  1. sumber jangan hny dari buku SMA, siswa sdh punya dan sdh membaca, Tambahkan sumber buku perkuliahan, jurnal dll

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: