Skip to content


PENGARUH FILM KARTUN UPIN IPIN TERHADAP GAYA BERBAHASA ANAK-ANAK DI SEMARANG

Upin & Ipin History

PENDAHULUAN

  • Latar Belakang Masalah

Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, banyak masyarakat yang sudah memiliki televisi, sehingga mereka dapat menikmati tayangan televisi disetiap saat. Tidak terkecuali pada acara anak-anak misal film kartun. Film kartun yang disukai anak-anak pada saat ini adalah upin ipin.

Film upin ipin adalah film yang dikembangkan oleh orang malaysia yang bahasanya menggunakan bahasa melayu. Memang dulunya merupakan satu rumpun dengan Bahasa Indonesia, namun kini Bahasa Melayu berbeda dengan Bahsa Indonesia karena ketidak bakuannya dan intonasi dalam pelafalannya. Keunikan dalam Bahasa pengantar upin ipin inilah yang menjadikan daya tarik bagi anak-anak untuk menontonnya.

Anak-anak hampir setiap hari menonton film kartun upin ipin, bahkan dalam kehidupan sehari-hari mereka menggunakan bahasa melayu. Mereka menirukan gaya bahasa yang digunakan upin ipin. Dengan bahasanya yang unik menjadikan film upin ipin di gemari oleh anak-anak. Saat inin hampir semua ank sering atau bahkan tidak mau melewatkan film kartun upin ipin. Tingkat keseringan menonton upin ipin yang timbul dalam diri anak-anak, menjadikan mereka ikut menirukan bahasa pengantar upin ipin dalam keseharian mereka.

Pengaruh upin ipin terhadap anak-anak bukan hanya soal pengetahuan saja melainkan sudah merambah ke ranah bahasa anak-anak dalam kehidupan sehari-hari. Karena tayangan film kartun upin ipin setiap episode diputar berulang-ulang sehingga anak-anak sudah hafal di luar kepala.

Bila seorang anak ditanya sesuatu jawabnya sering pakai logat Malaysia. Padahal di rumah orang tua selalu menggunakan bahasa jawa sebagai bahasa komunikasi utama. Film kartun upin ipin rupanya sudah menjadi virus gaya bahasa anak-anak.

  • Rumusan Masalah

Bagaimana pengaruh film kartun upin ipin terhadap gaya berbahasa anak-anak di Semarang?

  • Tujuan

Mendeskripsikan pengaruh film kartun upin ipin terhadap gaya berbahasa anak-anak Indonesia

 

PEMBAHASAN

2.1 Landasan Teori

2.1.1 Film kartun upin-ipin

Film kartun upin ipin ditayangkan di Indonesia tiap harinya pukul 19.00 WIB di MNCTV dan hari minggu pukul 07.00 WIB. Dimana setiap tayangan ada episodenya tersendiri, tak kadang mengulang tayangan – tayangan sebelumnya. Tetapi walaupun adanya pengulangan disetiap episodenya tidak membuat anak – anak jenuh dan bosan akan menonton film ini. Mereka tidak ingin ketinggalan oleh acara ini, mereka tetap mengikuti mengikuti dan menonton acara tersebut.

Pesan – pesan yang disampaikan oleh film Upin – Ipin di tangkap oleh anak – anak sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan si anak tersebut. Efek komunikasi pada anak – anak akan beragam walaupun mereka menerima sebuah isi pesan yang sama. Masing – masing anak mempunyai perhatian, minat dan keinginan berbeda yang dipengaruhi faktor psikologis yang ada pada diri anak tersebut.

Film kartun Upin – Ipin ini menceritakan tentang kehidupan sehari – hari anak – anak sehingga, tidak hanya menonjolkan segi hiburan tetapi mengandung unsur yang tinggi bagi anak – anak. Sehingga anak – anak pun bisa belajar banyak dari kisah Upin – Ipin. Menonton setiap haripun orang tua tidak perlu mengkhawatirkan lagi akan dampak dari film kartun ini. Karena film kartun ini menonjolkan segi pendidikan di kalangan anak – anak dan memang sesuai dengan karakter anak. Film kartun Upin – Ipin ini mempunyai keunikan yang tinggi. Dengan kemasan yang unik ini menjadikan anak – anak selalu menirukan gaya bahasa dan kata – kata yang ada di dalam film kartun Upin – Ipin.

2.1.2 Bahasa Melayu

Kekhasan bahasa melayu Malaysia dapat kita lihat terutama pada tata ucap, morfologi dan juga kosa katanya. Tataran sintaksis memang belum terlalu mencirikan kekhasan tertentu. Tataran ini memang mengalami perubahan yang sedikit lambat dari tataran-tataran lainnya.

Penghilangan r di akhir kata sering dilakukan dalam bahasa ini, misalnya kotor diucapkan menjadi koto, pelemahan bunyi juga terjadi pada sukukata terbuka yang terletak di akhir apa menjadi ape. Selain itu, morfem ber- dalam bahasa melayu Malaysia merupakan morfem pada kata kerja pasif; berjawab ‘terjawab’. Kosa kata bahasa Melayu juga khas; periuk api misalnya dipakai untuk ‘ranjau’, kerajaan dipakai untuk ‘pemerintah’. Selain itu faktor kaidah peminjaman yang sedikit berbeda menyebabkan bahasa Malaysia mengucapkan bus ‘bus’, yang dipinjam dari bahasa inggris, sebagai bas.

2.1.3 Gaya bahasa anak-anak

Film kartun upin ipin mrnjadi kartun yang paing digemari oleh anak-anak pada saat ini. Gaya bahasa yang digunakannya menjadi populer dikalangan anak-anak bahkan orang dewasa sekalipun. Dengan humor-humor yang natural film kartun upin ipin bisa membius jutaan orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Seringnya menonton film kartun upin ipin menjadikan anak-anak hafal dengan bahasa yang sering digunakannya seperti : selamat pagi cikgu, betul-betul-betul, hemm ayam goreng, tak ape. Anak-anak menjadi sering menirukan bahasa-bahasa tersebut. Mereka begitu menggemari film kartun upin ipin, sehingga mereka juga memahami akan karakter-karakter bahasa yang digunakannya pada setiap pemainnya. Dari berbagai gaya bahasa yang digunakan oleh para tokoh pemain di film kartun upin ipin semua bisa dikuasai oleh anak-anak yang sering menontonnya.

PENUTUP

 

3.1 Simpulan

Minat anak-anak untuk menonton film kartun upin ipin sangat tinggi, itu disebabkan karena pada penggunaan bahasanya yang khas dan unik yaitu bahasa melayu. Sehingga banyak anak-anak yang menirukan gaya bahasa upin ipin lalu mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Logat bahasa melayu sendiri sangat lucu diucapkan oleh upin ipin hingga anka-anak menirukan gaya bahasa upin ipin.

 

3.2 Saran

Sebagai orang tua yang memiliki anak yang gemar menonton film kartun upin ipin jangan lupa untuk mengawasi, karena ank-anak sangat kuat dengan daya ingatnya. Anak-anak akan dengan mudah mengikuti gaya bahasa upin ipin, maka dari itu orang tua harus mengontrol anaknya ketika meonton film kartun ipin ipin sehingga anak-anak tidak melupakan bahasa indonesia sebagai bahasa ibunya dan tidak menggunakan bahasa melayu seperti upin ipin dalam kehidupan sehari-hari.

DAFTAR PUSTAKA

 

Nasution, Zulkarnaen. Sosiologi Komunikasi Massa. Jakarta: Universitas Terbuka. 1993

Website :

https://ao-adhie.blogspot.com/2008/09/animasi-merupakan-satu-teknik-yang.html diakses di Semarang 25 Mei 2015

https://www.adipedia.com/sejarah -pembuatan-film-upin-dan-ipin/ akses di Semarang 25 Mei 2015

Posted in UMUM.


21 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Rossy Juliana (Rojul) says

    Dirapiin lagi iyaa ndor biar blognya kece 😀

  2. Abdurrahman Jtk says

    Bagus Sekali. Kalau menurut Saya, template hitam pekat dengan warna font putih itu.. kurang, tp baguss laah.. 😀

  3. Siti Fatimah says

    semangat menulis. semangat kuliah 🙂

  4. Vivin Asafirda says

    Nice kak 🙂

  5. Prestia Sukma Nur Azizah says

    blognya dirapiin ya kakak, terutama kalendernya hihi

  6. Anis Istiqomah says

    bagus rum…
    lanjutkan…

  7. apriyani says

    kalo aku Upin kamu jadi apanya rum..? wwkkwkwkwk
    konten rumusan masalah dan pembahasannya di perbanyak lagi ya ndoro Arum.. :)syemangat menulis di blog…

    • Arrum yuni says

      Aku tetep arum kak 😀
      okee kak, maksih buat kritik dan sarannya

  8. ignasia intan says

    Langsung isi aja kaka, biar tidak seperti makalah hehe 😀

  9. putri novitasari says

    biasakan menulis daftar pustakanya di rapikan lagi ya ndor, tapi artikelnya sudah bagus. terimakasih

  10. Siti Fatimah says

    gjob

  11. Gisella Tioriva says

    bagus

  12. Rani Meilina Siswoyo says

    penggunaan bahasa melayu pada anak-anak akibat dari menonton kartun upin-ipin juga menjadi masalah yang baru di daerah saya tinggal, banyak sekali anak di sekolah-sekolah yang berbicara pada gurunya dengan menggunakan bahasa melayu, dan hal tersebut sepertinya secara tidak langsung dapat melunturkan budaya kita hehe



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.