Bagi mahasiswa, membaca merupakan sebuah kebutuhan yang tak terelakkan lagi. Mulai dari mengerjakan tugas hingga menyusun Skripsi, semuanya perlu didahului dengan membaca. Akan tetapi, apabila referensi yang kita baca terlalu tebal / banyak, maka teknik membaca yang tepat ialah dengan teknik Skimming. Bayangkan jika kita harus membaca buku setebal 300 halaman atau Skripsi, Tesis maupun Disertasi yang mempunyai tebal 500 halaman. Apakah yang harus kita lakukan terlebih dahulu? Apakah langsung mulai membaca dari halaman pertama sampai terakhir? Apakah membaca halaman paling depan, halaman belakang dan daftar isi terlebih dahulu?
BukuWarni
Jika kita berencana membaca suatu buku dengan halaman yang cukup banyak misalkan 50 – 300 halaman, maka hal pertama yang perlu dilakukan adalah melihat sekilas apa yang dibahas dalam buku tersebut. Dalam proses membaca, teknik ini dikenal dengan istilah melakukan preview atas isi buku. Dan untuk melakukannya digunakan skimming.

Bagaimana Melakukan Membaca Skimming? Skimming dilakukan dengan cara membaca judul bab, sub bab, dan beberapa alinea pertama dalam setiap bab. Jika buku tersebut memuat kesimpulan dalam tiap bab, maka Anda dapat pula membaca sekilas ringkasan tadi.
Fungsi skimming adalah mendapatkan ide utama tentang topik bacaan, bukan detailnya. Jadi skimming dapat dikatakan berhasil jika Anda bisa mendapatkan ide pokok dan bisa membayangkan apa yang dibahas dalam keseluruhan isi buku secara umum.Proses skimming ini sangat berharga sebelum Anda membaca secara mendalam halaman demi halaman. Dengan skimming Anda mempersiapkan otak untuk menghadapi bahan bacaan yang sesungguhnya. Selain itu skimming juga berguna menciptakan rasa ingin tahu, memastikan apakah buku yang akan dibaca sesuai dengan yang diharapkan, dan mendapatkan pokok cerita.

Ciri Membaca Skimming

Berikut ini beberapa ciri langkah-langkah dalam membaca dengan teknik skimming:
1. Tentukanlah tujuan kita membaca dengan melakukan teknik skimming.
2. Tidak melihat kata demi kata, frasa demi frasa kalimat demi kalimat, dan bahkan paragraf. Dalam hal ini, kita menyapu seluruh permukaan teks dengan cepat.
3. Lakukan pencarian dalam proses membaca tersebut. Jika kita sudah menemukan apa yang kita cari, mulailah baca dengan kecepatan normal dan teliti.
4. Jika ada alat bantu untuk menemukan aspek yang kita cari, gunakanlah alat bantu tersebut. Alat bantu ini misalnya daftar isi, daftar indeks, daftar istilah, glosarium, dan lain-lain
Dari tips di atas, apakah kalian sudah memahami bagaimana cara membaca dengan teknik Skimming, guys? :bingung
‘Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan’