Ulasan 10 Blog Mahasiswa Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Angkatan 2013

B612-2015-07-18-13-05-21-300x225

Nama : Setiawati
Alamat Blog : http://blog.unnes.ac.id/setrong/

Blog milik salah satu rekan di rombel 3 ini memang memiliki kerapihan yang patut ditiru sudah tersedianya beberapa kategori untuk artikel-artikel yang sudah diposting. Judul-judul artikel yang sudah diposting juga memiliki konsistensi dalam hal kapitalisasi huruf-hurufnya. Untuk artikelnya juga sudah memakai readmore sehingga lebih terlihat rapi. Namun sayangnya kreatifitas dan kemeriahan blog ini masih kurang. Background hitam menjadi salah satu penyebabnya sehingga terkesan mati. Akan lebih menarik juga apabila dalam setiap artikel yang diposting juga disertai oleh gambar-gambar yang sesuai dengan artikel terkait.
Teruskan membaca

Falling You Again, Sebuah Kepingan Masa Lalu Yang Selalu Hadir

Snapshot - 7

“Braaakkk…” Suara handphoneku jatuh dari tempat tidurku yang akhirnya membangunkanku dari sebuah mimpi. Entah mimpi buruk atau mimpi indah, aku sendiri bingung mendapat mimpi seperti itu. Bukan sekedar bunga tidur penghias malam, melainkan sepenggal masa laluku. Ya, masa lalu bersama seorang perempuan Boyolali yang aku kenal melalui facebook. Mimpi itu memang nyata, masa-masa bersamanya terasa sangat hangat dan nyata dalam mimpiku itu. Penggalan kisah yang hadir dalam mimpiku itu aku sendiri masih mengingatnya dengan jelas meski dalam benakku yang lain aku ingin sekali menghapusnya secara abadi dan melupakan sosok yang sudah dan selalu membayangi hidupku tiga tahun belakangan ini.
Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas X : Individu, kelompok dan Hubungan Sosial

A. Individu

Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Ayah merupakan individu dalam kelompok sosial tersebut, yang sudah tidak dapat dibagi lagi ke dalam satuan yang lebih kecil.
Teruskan membaca

Materi Sosiologi Kelas X : Ragam Sosial dalam Masyarakat

A. Realitas Sosial
Peter Berger dan Thomas Luckman dalam buku mereka yang berjudul The sosial Construction of Reality, mengemukakan bahwa realitas adalah kualitas yang berkaitan dengan fenomena yang kita anggap berada di luar kemauan kita (sebab ia tidak dapat dienyahkan). Berger dan Luckman melihat melihat bahwa realitas sosial memiliki dimensi objektif dan subjektif. Dimensi objektif dilihat dari adanya lembaga atau pranata sosial beserta nilai dan norma yang menunjukan bahwa masyarakat cenderung menginginkan keteraturan. Karena itu, masyarakat cenderung mewariskan nilai dan norma kepada generasi berikutnya melalui proses internalisasi (sosialisasi). Namun demikian, manusia tidak harus selalu dipengaruhi oleh lingkungannya. Manusia memiliki peluang untuk melakukan interpretasi berbeda atas realitas yang diperolehnya melalui sosialisasi (sosialisasi tidak sempurna) yang dilihatnya sebagai cermin dunia objektifnya. Interpretasi yan berbeda ini secara kolektif akan membentuk sebuah realitas baru. Berger menyebut proses ini sebagai eksternalisasi.
Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas XI : Pembentukan Kelompok Sosial

Materi ini diajarkan kepada peserta didik agar mampu memahami Pembentukkan kelompok sosial. Kelompok Sosial merupakan kesatuan sosial yang terdiri atas kumpulan individu-individu yang hidup bersama dengan mengadakan hubungan timbal balik yang cukup intensif dan teratur, sehingga dari padanya diharapkan adanya pembagian tugas, struktur, serta norma-norma tertentu yang berlaku bagi mereka.

Agar dikatakan sebagai kelompok sosial, adanya syarat-syarat menurut Soerjono Soekanto (2002:115) sebagai berikut:
Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas XI : Permasalahan Sosial Dalam Masyarakat

Materi ini diajarkan kepada peserta didik agar mampu memahami berbagai permasalahan sosial dalam masyarakat. Masalah Sosial adalah suatu kondisi yang terlahir dari sebuah keadaan masyarakat yang tidak ideal. Definisi lain masalah sosial yaitu keditaksesuaian unsur-unsur masyarakat yang dapat membahayakan kehidupan kelompok sosial.

Masalah sosial merupakan suatu kondisi yang dapat muncul dari keadaan masyarakat yang kurang atau tidak ideal, maksudnya selama terdapat kebutuhan dalam masyarakat yang tidak terpenuhi secara merata maka masalah sosial akan tetap selalu ada didalam kehidupan.
Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas XI : Perbedaan, Kesetaraan dan Harmoni Sosial

Perbedaan dan keberagaman bukanlah sumber pemecah belah. Prinsip kesetaraan dan harmoni sosial menumbuhkan toleransi di dalam masyarakat. Di dalam masyarakat, memang ada perbedaan atau ketidaksamaan sosial. Ketidaksamaan sosial terdiri dari ketidaksamaan sosial horizontal dan ketidaksamaan sosial vertikal. Ketidaksamaan sosial horizontal adalah perbedaan antarindividu atau kelompok yang tidak menunjukan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah (disebut juga, differensiasi sosial). Sementara itu, ketidaksamaan sosial vertikal adalah perbedaan antar individu atau kelompok yang menunjukan adanya tingkatan lebih rendah atau lebih tinggi (disebut juga, stratifikasi sosial). Dalam interaksi sosial antarindividu yang berbeda tersebut, prinsip kesetaraan perlu diterapkan. Dengan prinsip ini, harmoni sosial dapat tercipta. Harmoni sosial merupakan kondisi dimana individu hidup sejalan dan serasi dan setiap anggota masyarakat dapat menjalani secara baik sesuai kodrat dan posisi sosialnya.
Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas XI : Konflik Kekerasan dan Upaya Penyelesaian

Menurut Webster (dikutip oleh Pruitt, dkk (2011:9) istilah “conflict” di
dalam bahasa aslinya berarti suatu “perkelahian, peperangan, atau
perjuangan” yaitu berupa konfronstasi fisik antara beberapa pihak. Tetapi
arti kata itu kemudian berkembang dengan masuknya “ketidaksepakatan
yang tajam atau oposisi atas berbagai kepentingan, ide, dan lain-lain”.
Dengan kata lain, istilah tersebut sekarang juga menyentuh aspek
psikologis di balik konfrontasi fisik yang terjadi, selain konfrontasi fisik itu
sendiri. Secara singkat, istilah “conflict” menjadi begitu meluas sehingga
beresiko kehilangan statusnya sebagai sebuah konsep tunggal.
Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas XII : Globalisasi dan Perubahan Komunitas Sosial

Materi ini diajarkan kepada peserta didik agar mampu memahami globalisasi dan perubahan komunitas lokal. Kecenderungan dalam sejarah perkembangan masyarakat yang menonjol di era modern adalah perubahan menuju globalisasi. Robertson sebagaimana dikutip oleh Piotr Sztomka dalam bukunya Sosiologi perubahan sosial (2007, halaman 101, mendefinisikan globalisasi sebagai proses yang mengahsilkan dunia tunggal. Masyarakat di seluruh dunia menjadi saling tergantung di hamper semua aspek kehidupan : politik, ekonomi, maupun, kebudayaan. Tidak ada satu Negara pun di dunia yang mampu mencukupi kebutuhannya sendiri.
Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas XII : Ketimpangan Sosial Sebagai Dampak Perubahan Sosial

Ketimpangan sosial merupakan suatu keadaan dimana terdapat ketidakseimbangan dalam masyarakat. Kesenjangan sosial disebabkan akibat adanya perbedaan yang ada di tengah masyarakat itu sendiri. Perbedaan yang biasanya terdapat di tengah masyarakat meliputi perbedaan sosial, ekonomi, budaya dan masih banyak lagi. Ketimpangan sosial dapat diartikan juga sebagai bentuk ketidakadilan baik dalam kedudukan maupun status yang dirasakan oleh seseorang yang berada dalam suatu masyarakat tertentu. Banyak hal yang menjadi indikator penanda terjadinya ketimpangan sosial dalam masyarakat. Misalnya saja adanya perbedaan dalam mengakses atau memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Sumber daya yang tersedia dapat berupa sumber daya primer maupun sekunder. Kebutuhan primer disini meliputi kebutuhan akan pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan dan lain-lain. Sedangkan kebutuhan sekunder meliputi sarana saluran politik, sarana saluran hak asasi manusia dan sebagainya.
Teruskan membaca