HASIL PENELITIAN LEMBAGA SOSIAL PUSKESMAS KEBONDALEM, KABUPATEN PEMALANG JAWA TENGAH

Salam Agent of Change!

   Postingan saya ini terkait dengan tugas Lembaga Sosial semester 2. Didalam tulisan ini berisi hasil penelitian saya tentang lembaga sosial di masyarakat, khususnya lembaga sosial kesehatan yakni Puskesmas Kebondalem Pemalang dimana puskesmas tersebut merupakan salah satu puskesmas yang ada di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah.  Selamat membaca 🙂

Lembaga sosial dapat disebut juga lembaga kemasyarakatan , pranata sosial. Lembaga sosial (Social Institution) lebih mengarah kepada unsur atau kaedah-kaedah guna mengatur perilaku masyarakat. Ada beberapa para Ahli yang mendefinisikan apa itu lembaga sosial, antara lain :

  1. Koentjaraningrat

Koentjaraningrat menyebut lembaga sosial adalah pranata sosial, yang menurutnya ialah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat. Ia lebih menekankan bahwa pranata sosial ini terletak pada sistem tata kelakuan atau berisi norma-norma guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

  1. Sugiyanto

Menurutnya Lembaga sosial adalah suatu wadah aktivitas hidup yang akan mengorganisasi norma pengatur perilaku anggota masyarakat pada suatu aktivitas hidup tertentu dalam seluruh aspek kehidupan.

Jadi, dari  beberapa definisi lembaga sosial atau pranata sosial di atas dapat di ambil kesimpulan yakni lembaga sosial merupakan wadah kegiatan manusia (masyarakat) yang berisi norma aturan untuk mengatur anggota masyarakatnya dalam rangka memenuhi kebutuhan kehidupan bermasyarakat.

Kesehatan merupakan suatu keadaan sejahtera dari badan,jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.Pengertian kesehatan juga diungkapkan pada saat WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) di dirikan yaitu pada tahun 1948. Menurut organisasi ini pengertian dari kesehatan yakni bahwa kesehatan merupakan sesuatu yang tidak hanya dimaksudkan sebagai suatu kelemahan atau ketiadaan suatu penyakit melainkan juga merupakan keadaan mental dan fisik serta juga kesejahteraan sosial.

Lembaga kesehatan meruapakan salah satu lembaga yang melayani serta menghimpun betapa pentingnya pola perilaku hidup yang sehat dan lembaga ini juga memiliki ciri-ciri yang sama dari sebuah lembaga-lembaga sosial yang di kemukakan oleh Gillin&Gillin seperti adanya pola atau tatacara perilaku yang terwujud melalui aktivitas masyarakat, mempunyai satu atau beberapa tujuan tertentu yang ingin di capai,mempunyai alat kelengkapan guna mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan.

Hasil observasi lapangan Lembaga Sosial Kesehatan yang di lakukan di Puskesmas Kebondalem, Kabupaten Pemalang dengan metode wawancara merupakan salah satu Puskesmas yang sudah di kenal oleh seluruh masyarakat Pemalang,Jawa Tengah khususnya masyarakat yang tinggal di Kelurahan Kebondalem dan sekitarnya. Puskesmas sendiri adalah singkatan dari Pusat Kesehatan Masyarakat.

Sejarah berdirinya Puskesmas Kebondalem Pemalang

Awalnya Puskesmas Kebondalem ini merupakan Puskesmas pembantu (pustu) yang ada di kelurahan Kebondalem,Pemalang.  Sebelum tahun 1993, Puskesmas Kebondalem Pemalang bernama puskesmas Paduraksa yang merupakan salah satu wilayah kelurahan yang ada di Pemalang, tetapi sekarang di Kelurahan Paduraksa sudah terdapat sebuah puskesmas  yang berdiri sendiri di Paduraksa, kemudian pada tanggal 17 april 1993 diusulkan untuk menjadi Puskesmas Pemalang 3. Pada tanggal 27 april 1993 ditugaskan untuk diubah menjadi puskesmas kebondalem pemalang oleh dr. Wigijanto yang merupakan pemilik dan kepala Puskesmas Kebondalem sendiri sampai sekarang yang ditandatangani oleh kepala dinas kesehatan kabupaten pemalang dr. Subroto, Mph selaku Pemimpin kepala dinas Kesehatan yang ada di Pemalang.

Wilayah jangkauan dari puskesmas kebondalem meliputi 6 desa dan kelurahan yaitu antara lain Desa wanamulya luas 499160 Ha, kelurahan Kebondalem luas 342095 Ha, Bojongnangka 371300 Ha, Bojongbata 225040 Ha, tambakrejo 508121 Ha, Lawangrejo yang merupakan wilayah perbatasan Pemalang Tegal jika dari arah utara seluas 253806 Ha . Jadi total luas wilayah adalah 34.209.550 Ha.

Setiap berdirinya suatu Lembaga Sosial pasti memiliki sebuah tujuan yang akan dicapai sejak berdirinya Lembaga sosial tersebut atau yang disebut dengan Visi,Misi,Kebijakan Mutu dan Motto Puskesmas Kebondalem Pemalang , antara lain :

VISI

Terwujudnya puskesmas kebondalem dengan pelayanan prima yang mendukung KECAMATAN SEHAT tahun 2015.

MISI

  1. Menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan diwilayah puskesmas Kebondalem.
  2. Mendorong kemandirian untuk hidup bersih dan sehat bagi individu, keluarga, institusi dan masyarakat.
  3. Memelihara dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang optimal inovatif terjangkau dan memuaskan.

KEBIJAKAN MUTU

Mewujudkan Puskesmas Kebondalem menjadi puskesmas yang mampu memberikan pelayanan prima bagi masyarakat, secara tepat guna, inovatif dan efisien dengan didukung sumber daya manusia yang profesional

MOTO

Kepuasan anda harapan kami

STRUKTUR ORGANISASI

Puskesmas Kebondalem memiliki struktur organisasi yang akan bertugas membantu,melaksanakan,mengatur jalannya lembaga sosial ini, antara lain :

  • Kepala Puskesmas Kebondalem : Dr. Wigijanto
  • Kepala Fungsional Puskesmas Kebondalem : Dr. Iqbal, Dr. Puji, Dr. Elok, Sri Narti Amk, Aris Suraji S.Kep,Winarti Amk.
  • Keuangan : Aris Suraji S.Kep, Jumarida Amd.Keb
  • Koordinator Obat-Obatan : Nina Sholekhah S.Kep
  • Kesehatan Ibu dan Anak, Keluarga Berencana (KIA KB) : Wartumi Amd.Keb, Maria Amd.Keb,Sri Nuryati Amd.Keb,Winarsih Amd.Keb.
  • Koordinator Loket : Fauzan S.Kep
  • P2m : Supratno S.Kep.
  • Poli Gigi : Dr. Toto , Maemunah Amd.Keb.
  • Poli Gizi : Jumarida
  • Laboratorium : Rizki Shinta
  • Kejiwaan : Winarti S.Psi
  • Promosi Kesehatan (Promkes) : Heni Maryati
  • Program Imunisasi : Salami S.Kep
  • Koordinator Ruang Persalinan : Eni Herawati
  • Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) : Abu Fadhillah S.Kep

Dengan adanya struktur organisasi yang ada di Puskesmas Kebondalem Pemalang semua anggota menjadi tahu dan mengerti serta melaksanakan peranannya dalam bertugas, dibawah ini akan di uraikan tugas dan wewenang dari setiap masing-masing anggota struktur Organisasi , antara lain :

  1. Kepala Puskesmas Kebondalem
  2. Melaksanakan fungsi Manajemen Bimbingan & Supervisi
  3. Sebagai penggerak pembangunan Kesehatan di Tingkat Kecamatan
  4. Sebagai tenaga ahli pendamping camat
  5. Sebagai pengawas jalannya lembaga sosial
  6. Sebagai penanggung jawab anggota bawahannya
  7. Kepala Fungsional Puskesmas
  8. Sebagai wakil dari kepala puskesmas
  9. Sebagai dokter pemeriksaan umum kepada pasien
  10. Mengawasi dan bertanggung jawab pada semua anggota
  11. Sebagai panutan dalam program pelayanan kesehatan puskesmas
  12. Keuangan Puskesmas
  13. Melakukan perencanaan keuangan
  14. Merealisasikan keuangan
  15. Membuat pembukuan & penutupan kas
  16. Mengambil gaji & Dana Operasional pegawai
  17. Koordinator Obat-obatan
  18. Melakukan tindakan pengobatan sesuai standar puskesmas sebagai pelayanan kesehatan tingkat pertama
  19. Merujuk pasien ke sarana yang ditetapkan
  20. Menentukan target sasaran serta merencanakan kebutuhan obat dengan gudang farmasi
  21. Penerimaan,pengeluaran dan penyimpanan obat puskesmas dan puskesmas pembantu
  22. Mengecek obat yang tersedia di puskesmas maupun puskesmas pembantu (kerapian,kekurangan obat, dan lain-lain)
  23. Koordinator unit KIA,KB

“Unit ini banyak di tugasi oleh para bidan karena bidan lebih mengerti dan menguasai tentang kesehatan ibu dan anak”(kata narasumber).

PROGRAM PUSKESMAS KEBONDALEM, PEMALANG

Setelah adanya visi&misi atau tujuan yang akan di capai serta terdapatnya struktur organisasi tim medis pelayanan kesehatan di lembaga kesehatan khususnya puskesmas kebondalem pemalang , berikut akan dipaparkan beberapa program yang sedang atau bahkan sudah direncanakan serta dilaksanakan antara lain :

  • Memberikan pengobatan secara umum dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara maksimal
  • Puskesmas kebondalem telah menjadi salah satu puskesmas yang sudah menjadi puskesmas yang mampu bersalin pada tahun 2012 , dengan ditandai adanya ruang persalinan untuk ibu bersalin (melahirkan)
  • Akan dilaksanakannya program pemeriksaan pada anak remaja (sedang bersekolah)
  • Imunisasi pada balita akan terus di tingkatkan
  • Merencanakan program penyuluhan pentingnya dan dampak yang di akibatkan oleh gizi buruk,Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA),gaya hidup sehat kepada masyarakat
  • Memberikan pelatihan kesehatan pada dokter kecil (anak SD), PMR (ekstra kurikuler tingkat SMP atau SMA)
  • Berjalannya program keluarga berencana (KB) dan Ibu Hamil(Bumil) dengan memberikan penyuluhan serta pelayanan kesehatan
  • Adanya kegiatan senam ibu hamil yang sampai sekarang masih di laksanakan, baik di puskesmas pembantu desa maupun puskesmas kebondalem pemalang sendiri
  • Adanya senam sehat rutin oleh para ibu-ibu pada setiap hari jum’at pagi yang di laksanakan di Puskesmas Kebondalem

KENDALA  YANG DI HADAPI DALAM PELAKSANAAN PROGRAM

  • Pasien yang kebanyakan dari kalangan masyarakat desa yang mempunyai pengetahuan rendah tentang pentingnya kesehatan membuat para tim medis menjadi keteteran dalam melayani
  • Peraturan yang sudah di tetapkan oleh dinas kesehatan setempat sering sekali di langgar dan tidak di patuhi oleh masyarakat
  • Masih kurangnya sarana dan prasarana dalam menjalankan program
  • Aturan dari Pemerintah mengenai pelayanan kesehatan yang berubah-ubah menjadikan program yang sudah direncanakan tidak maksimal dan sering mendapat komplain dari masyarakat

PRESTASI YANG DIPEROLEH PUSKESMAS KEBONDALEM PEMALANG

  1. Telah menjadikan salah satu siswa SD Negeri 2 Kebondalem Pemalang pada tanggal 19 September 2015, Fadlan Maulana Rifa menjadi juara satu dokter kecil yang duduk di Kelas 5 terpilih menjadi Duta Lingkungan Sehat Sekolah STBM merupakan salah satu nominator yang diverifikasi untuk maju ke tingkat nasional mewakili Jawa Tengah. Berawal dari lomba tingkat puskesmas, dimana saat itu yang menjadi institusi pembina ialah Puskesmas Kebondalem. Prestasi ini bahkan masuk ke media cetak.
  2. Pada tanggal 29 Mei 2013 kedatangan serta adanya penyuluhan dari ketua cabang PT.INDOMARET dan UNICEF (sebuah organisasi yang peduli tentang gizi,ispa,dsb pada anak indonesia) yang berkerja sama, pada pagi harinya bertempat di salah satu hotel di Pemalang yang dihadiri oleh wakil Bupati Pemalang,kepala dinas kesehatan pemalang,serta puskesmas kebondalem yang diwakili oleh Drg.Toto Hermawan. Di siang harinya Partnerships Officer UNICEF mengunjungi Puskesmas Kebondalem untuk berinteraksi lebih dalam dengan petugas gizi dan bidan yang sudah profesional menjadi motivator Air Susu Ibu (ASI) serta konseling menyusui.
  3. Puskesmas Kebondalem juga merupakan salah satu dari sembilan puskesmas yang ada di pemalang yang memperoleh Mobil Puskesmas Keliling (pusling) pada tanggal 19 Januari 2015 yang diberikan langsung oleh Bapak Bupati Pemalang guna mewujudkan Visi Pemalang Sehat.

Dari semua uraian yang telah di jelaskan di atas maka dapat kita simpulkan bahwa Lembaga Kesehatan “Puskesmas Kebondalem Pemalang” merupakan Lembaga Sosial yang termasuk ke dalam beberapa tipe lembaga sosial , antara lain :

Tipe lembaga sosial dilihat dari sudut penerimaan masyarakat maka lembaga ini masuk kedalam  Approved social institution . Dimana lembaga ini merupakan lembaga-lembaga yang diterima oleh masyarakat karena dirasa memberi manfaat dan keuntungan serta sangat dibutuhkan. Selain itu , lembaga kesehatan puskesmas kebondalem juga termasuk ke dalam tipe lembaga yang dapat dilihat berdasarkan fungsinya yakni Operative institution atau merupakan sebuah lembaga sosial yang berfungsi  untuk menghimpun pola-pola atau tata-cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu. Sangat jelas sekali bahwa lembaga sosial kesehatan sangat bermanfaat bagi masyarakat dengan adanya penjelasan diatas dengan di tandai adanya sebuah tata cara dalam melaksanakan tugasnya untuk melindungi,memperhatikan masyarakatnya dengan memberikan suatu pelayanan kesehatan secara maksimal agar semua proses sosial masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan seimbang.

DAFTAR PUSTAKA

Soerjono Soekanto. 1982. Siologi Suatu Pengantar. Jakarta. PT. Rajawali

http://humas.pemalangkab.go.id/?p=4366

www.kabarpemalang.com

Data lengkap terkait tulisan saya di atas dapat kalian download dengan klik link berikut ya –> penelitian lembaga sosial

One thought on “HASIL PENELITIAN LEMBAGA SOSIAL PUSKESMAS KEBONDALEM, KABUPATEN PEMALANG JAWA TENGAH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: