Skip to content

Pintu Taubat

Baca dan pahami, maka akan kau dapat kesejukan hati

 PENDAHULUAN

Menurut Toto Hadikusumo (1990) industri merupakan suatu unit atau kesatuan produk yang terletak pada suatu tempat tertentu yang meletakan kegiatan untuk mengubah barang-barang secara mekanis atau kimia, sehingga menjadi barang (produk yang sifatnya lebih dekat pada konsumen terakhir), termasuk disini memasang bahagian dari suatu barang (assembling).

Ketika satu negara telah mencapai tahapan dimana sektor industri sebagai leading sector maka dapat dikatakan negara tersebut sudah mengalami industrialisasi (Yustika, 2000). Dapat dikatakan bahwa industrialisasi sebagai transformasi struktural dalam suatu negara. Oleh sebab itu, proses industrialisasi dapat didefenisikan sebagai proses perubahan struktur ekonomi dimana terdapat kenaikan kontribusi sektor industri dalam permintaan konsumen, PDB, ekspor dan kesempatan kerja (Chenery,1986). continue reading…

  1. Biografi

Tokoh Filsafat Dialektika Georg Wilhelm Friedrich Hegel  adalah seorang filsuf idealis Jerman yang lahir di Stuttgart, Wurttemberg. Pengaruhnya sangat luas terhadap para penulis dari berbagai posisi, termasuk para pengagumnya antara lain F. H. Bradley, Sartre, Hans Kung, Bruno Bauer, Max Stirner, Karl Marx, dan yang menentangnya antara lain, Kierkegaard, Schopenhauer, Nietzsche, Heidegger, Schelling. Dapat dikatakan bahwa dialah yang pertama kali memperkenalkan gagasan dalam filsafat, bahwa Sejarah dan hal yang konkret adalah penting untuk bisa keluar dari lingkaran philosophia perennis, yakni  masalah-masalah abadi dalam filsafat. Ia juga menekankan pentingnya yang lain dalam proses pencapaian kesadaran diri. Hegel dilahirkan di Stuttgart pada 27 Agustus 1770. Di masa kecilnya, ia suka membaca literatur, surat kabar, esai filsafat, dan tulisan-tulisan tentang berbagai topik lainnya. Masa kanak-kanaknya yang rajin membaca,disebabkan oleh ibunya yang luar biasa progresif  dan  aktif mengasuh perkembangan intelektual anak-anaknya. Keluarga Hegel adalah sebuah keluarga kelas menengah yang mapan di Stuttgart. Ayahnya seorang pegawai negeri dalam administrasi pemerintahan di Wurttemberg. Hegel adalah seorang anak yang sakit-sakitan dan hampir meninggal dunia karena cacar sebelum mencapai usia enam tahun. Hubungannya dengan kakak perempuannya, Christiane, sangat erat, dan tetap akrab sepanjang hidupnya. continue reading…

SISTEM PENIDIKAN DALAM MASYARAKAT

Pada dasarnya orang jawa adalah masyarakat yang memiliki sifat keras dan kasar. Adanya sifat tersebut juga dapat dilihat dari latar belakang historis pulau jawa yang dahulunya terdapat banyak kerajaan yang memiliki kekuatan besar seperti mataram dan singosari dengan daerah kekuasaannya yang luas serta menjadi penakhluk kerajaan lainnya di luar plau jawa. Sifat keras dan kasar pada masyarakat jawa terbentuk dari suatu gagasan maupun ide di dalam masyarakat yang bersumber dari nilai dan etika dalam masyarakat jawa. Di dalam nilai dan etika masyarakat jawa sendiri terdapat 3 prinsip yaitu hormat, rukun, dan isin yang sewaktu-waktu dapat diwujudkan di dalam sikap sehari-hari masyarakat.

Adanya kekuasaan belanda pada masa kerajaan di pulau Jawa itu membuaat salah satu kerajaan yang ada di jawa yaitu kerajaan mataram terpecah menjadi dua wilayah kepemimpinan, hal tersebut ditandai dengan adanya perjanjian giyanti yang isinya kerajaan mataram terbagi menjadi 2 yaitu yogyakarta dan surakarta. Pada saat itu belanda mengguanakan strateginya untuk menguasai pulau jawa, yaitu dengan bekerjasama dengan salah satu wilayah kekuasaan kerajaan mataram sehingga 2 kerajaan tersebut pada akhirnya saling berbeda pandangan. Banyak kekerasan dan perang yang terjadi setelah adanya perjanjian Giyanti, salah satunya perang diponegoro sehingga sifat keras pada masyarakat jawa pada saat itu lebih dicirikan dengan cara berperang, ataupun merebutkan suatu kekeuasaan. continue reading…

Sosiologi yang lahir pada tahun 1842 ditandai tatkala Auguste Comte menerbitkan bukunya yang berjudul Positive-Philosophy. Banyak pemikiran dan teori Comte yang sangat tersohor pada saat itu hingga sekarang. Menurut Comte, sosiologi harus dibentuk berdasarkan pengamatan atau observasi terhadap masyarakat bukan hanya sekadar spekulasi-spekulasi perihal masyarakat. Pemikiran yang paling termasyhur diantara pemikiran-pemikiran Pria yang dilahirkan 215 tahun lalu ini adalah

pemikirannya tentang tiga tahap perkembangan intelektual. Yaitu, pertama tahap teologis atau fiktif, kedua tahap metafisik yang merupakan perkembangan dari tahap pertama, dan ketiga adalah tahap positif yang merupakan tahap terakhir dari perkembanagan manusia.

Auguste Comte membagi sosiologi menjadi dua bagian yaitu Social Statics dan Social Dynamic. Social statics dimaksudkannya sebagai suatu study tentang hukum– hukum aksi dan reaksi antara bagian– bagian dari suatu sistem sosial. Social statics merupakan bagian yang paling elementer dari ilmu sosiologi, tetapi dia bukanlah bagian yang paling penting dari study mengenai sosiologi, karena pada dasarnya social statics merupakan hasil dari suatu pertumbuhan. continue reading…