Tips Produktif Menulis dari Rifan, Pengarang 50 Buku di Usia 27 Tahun

657xauto-tips-produktif-menulis-dari-rifan-pengarang-50-buku-di-usia-muda-1507093

Kali ini brilio.net akan memberi kamu tips untuk bisa produktif menghasilkan tulisan, yang disarikan dari seorang penulis muda, Ahmad Rifai Rifan, yang semasa SMP dan SMA tidak pernah ikutan di kegiatan yang berbau tulis-menulis, tapi ketika 24 tahun, buku yang ditulisnya begitu banyak.

Tak hanya produktif, karyanya juga masuk kategori best seller, seperti The Perfect Muslimah, Tuhan Maaf Kami sedang Sibuk, Man Shabara Zhafira, Ya Allah Siapa Jodohku, dll. Bahkan di beberapa toko buku ternama, sudah disediakan tempat khusus untuk buku-bukunya. Yuk simak tips-tipsnya.

1. Nulis kapan pun dan dimana pun
Rifai mulai menulis ketika semester 6. Dulu, di masa-masa akhir kuliahnya, Rifai justru mampu bikin heran teman-teman kuliahnya karena tak henti-hentinya menerbitkan buku-buku baru. Padahal watu itu dia tengah kerja praktik selama dua bulan di sebuah perusahaan. Selain itu juga menyelesaikan tugas akhir, ada seminar proposal, ada tugas proyek, serta masih ada beberapa kuliah. Kok bisa, kapan nulisnya?

“Nulis kan nggak harus duduk manis dalam kamar sambil menatap layar komputer. Ide-ide kan bisa muncul kapan dan dimana saja. Kalau idenya tiba-tiba muncul waktu di jalan, apa harus nunggu malamnya baru menuliskan?. Ya keburu ilang”, ungkap penulis yang juga sarjana teknik ini.

“Menulislah kapan pun dan dimana pun itu selagi sempat. Sekadar cerita, beberapa buku yang baru terbit kebanyakan saya tulis di ruang tunggu jurusan, lho,” lanjut Rifai. Kalau merasa ribet dan berat kemana-mana harus sedia laptop, kamu bisa nulis di kertas. Atau kamu bisa pakai tab atau smartphone.

2. Segera ditulis
Kalau sudah muncul ide, segeralah menuliskannya, apalagi pas kamu kebanjiran ide. Jangan sampai ide-ide itu keburu hilang.”Tulislah ide-ide dasarnya dulu. Jangan tergoda untuk mendetailkan materi. Tulis yang paling pokok dari ide kita.

Setelah ide pokok sudah tertulis semua, pengayaan isi dan penyuntingan bisa dilakukan pada tahapan berikutnya. Jika kita sudah terbiasa memaksakan diri untuk segera menulis tiap ada ide, maka masalah penundaan dan kemacetan ide bisa lebih mudah dihindari.”

3. Manfaatkan media sosial
Mungkin kadang kamu merasa malas untuk menulis dan menyelesaikan tulisanmu menjadi sebuah buku karena merasa tidak kunjung dinikmati dan dihargai pembaca.”Dengan mengirimkan hasil tulisan ke media sosial, hal itu akan membangkitkan semangat dalam menulis. Mengapa? Karena tulisan kamu bisa langsung dinikmati orang lain. Ada perasaan seolah pekerjaan kamu terbayar setelah bisa dinikmati oleh orang lain.”

Kamu bisa manfaatkan media sosial semisal Facebook (baik itu berupa status maupun catatan) untuk memposting tulisan yang sudah kamu buat. Tulisanmu itu langsung bisa dinikmati oleh pembaca, bahkan kamu bisa mendapat masukan dari kolom komentar apakah tulisanmu menarik atau tidak, serta bermanfaat atau tidak. Atau bisa juga dibalik, dalam artian kamu mengumpulkan status-status atau kicauan-kicauanmu yang setema untuk kemudian dikembangkan jadi tulisan panjang.

“Jangan sepelekan tulisan-tulisan sederhana. Buku saya, ‘Izrail Bilang Ini Ramadhan Terakhirku’ dan ‘9 Rahasia Doa Lulus Ujian’ adalah beberapa buku saya yang berasal dari kumpulan tulisan di blog. Buku ‘God, I Miss You: 100 Cara Mengobati Luka Jiwa Bersama Tuhan’, ‘Ya Allah, Siapa Jodohku’, dan ‘Nikah Muda, Siapa Takut?’ adalah beberapa buku saya yang berasal dari notes di Facebook. Buktinya semuanya menjadi buku best seller. Buku ‘From Kuper To Super’ juga materinya kebanyakan terinspirasi dari status Facebook maupun Tweet-tweet saya di Twitter. Dari situ saya kembangkan, jadilah buku yang diminati pembaca,” aku ayah Nadhira Aufa Zhafira ini.

4. Menuliskan pembicaraan
Salah satu sumber tulisan adalah dari menuliskan pembicaraan (ceramah, pidato, dll) orang lain yang menarik. Sebenarnya hal ini sederhana, tapi mungkin jarang disadari. Tidak masalah juga menuliskan perkataan sendiri, yang penting menarik.

“Ketika mendengar ceramah agama yang materinya bagus dan runtut, atau mendengar khutbah yang disampaikan dengan alur yang tersusun rapi, saya selalu tertarik untuk merekam materi yang disampaikan itu sebanyak mungkin untuk kemudian saya tuliskan kembali setiba saya di rumah. Jika teman-teman mengamati buku-buku Ustadz Yusuf Mansur, cara ini juga yang seringkali digunakan oleh beliau. Itulah mengapa beliau termasuk Ustadz yang sangat produktif menerbitkan buku.”

5. Tulis apa yang dipikir dan dirasa
Sebenarnya tidak ada formula rumit kok untuk menulis. Menulis apa pun itu. Cerpen, artikel, novel, puisi, atau buku. Tulis apa yang kamu rasa dan pikirkan. Tidak perlu berpikir soal EYD, bahasa baku, teknik menyusun kalimat yang indah, dan segala tetek bengek teori kepenulisan. Karena bagi pemula, semua teori itu hanya akan membuat kamu lambat dalam mengekspresikan ide-ide ada di kepala.

Tips ini dipraktikkan Rifai ketika nulis cerpen untuk pertama kalinya pada 2009. Cerpen itu diikutsertakannya dalam lomba. Ternyata langsung menjadi juara dalam kompetisi cerpen islami.

Sumber : https://www.brilio.net/news/tips-produktif-menulis-dari-rifan-pengarang-50-buku-di-usia-muda-1507093.html

Kisah Syayma, Bakti ke Orangtua Diwujudkan dengan Menghafal Alquran

657xauto-kisah-syayma-bakti-ke-orangtua-diwujudkan-dengan-menghafal-alquran-1508050

Berawal dari keinginannya memberikan mahkota kemuliaan pada kedua orangtuanya, Syayma Karimah berniat menghafalkan Alquran 30 juz. Perjalanan menghafalkan Alquran dimulainya ketika di Sekolah Menengah Pertama.

Kala itu adanya pengklasifikasian kemampuan bacaan Alquran bagi setiap murid. Syayma yang masuk kelompok paling pemula dengan yakinnya dia akan menghafal satu halaman per hari.

Ternyata, hafalan 3 juz yang ditargetkan pada setiap siswa juga mampu dilakoni Syayma. Bahkan, ketika lulus dari SMP, perempuan yang kini menjadi relawan PKPU Solo ini mengantongi hafalan Alquran 7 juz.

Selama kelas X hingga kelas XI Sekolah Menengah Atas, hafalannya bertambah hingga hampir 17 juz. Saat berada di kelas XII, Syayma memiliki tekad yang agaknya mustahil: menghafalkan Alquran satu juz per hari. Hal ini terjadi mendekati masa ujian nasional.

“Jadi waktu itu dekat ujian, pagi sampai jam 4 sore aku sekolah. Ba’da maghrib menghafal sampai hampir jam 00.00 WIB, setelah itu tidur. Bangun jam 01.00 WIB lanjut menghafal sampai subuh. Itu terus sampai sekitar satu bulan,” ujarnya.

Hafalan itu disetorkan kepada pembimbing dua kali sehari per setengah juz, yaitu setiap setelah subuh dan setelah isya. Lulus SMA, jadilah Syayma berhasil menuntaskan 30 juz. Kini, Syayma menjalani studi kedokteran di Universitas Sebelas Maret Surakarta dan mendapat Beasiswa Aktivis Nusantara sejak semester 6.

Dari interaksi dengan Alquran ini, Syayma mengaku lebih mudah dalam memahami materi kuliah. Cerita lain tentang keberkahan Alquran yang disampaikannya yaitu ketika ibunya dirawat di rumah sakit karena stroke.

Ketika dirawat di ruang ICU, Syayma secara bergantian dengan kakak dan ayahnya membacakan Alquran ketika jam besuk. Di luar jam besuk, ia putarkan murottal Alquran sehingga selama 24 jam di telinga ibunya terdengar lantunan ayat suci-Nya.

Tak disangka seminggu kemudian sudah diizinkan pulang, setelah sebelumnya dinyatakan mesti dirawat selama tak kurang dari satu bulan.

“Kita mau dalam kondisi ini hal yang didengarkan adalah yang baik-baik. Ibu sering menekankan sejak kecil supaya kita dekat dengan Alquran,” tutup Syayma.

Sumber : https://www.brilio.net/news/kisah-syayma-bakti-ke-orangtua-diwujudkan-dengan-menghafal-alquran-1508050.html

Cuma Tidur 30 Menit Saja Ternyata Bisa Tingkatkan Produktivitas Kamu

Tapi jika kamu tidur lebih dari durasi ini, kamu bisa terkena sleep inertia. Duh!

Ketika siang hari, tubuh sudah mulai ngantuk dan lemas. Hal ini sangat mempengaruhi kinerja kamu. Tidak mau kan kerjaan belum selesai, tapi tubuh sudah lemes duluan? Kopi atau soda bisa menjadi alterantif untuk meningkatkan kesegaran pikiran kamu. Akan tetapi hal itu bukanlah solusi yang tepat. Tidur merupakan cara terbaik untuk membuatkan tubuh kamu makin produktif.

Dikutip brilio.net dari lifehack.org, Senin (6/4), tidur siang selama 30 menit bisa menambah performa otak makin produktif. Selain itu, aktivitas ini juga bisa menambah kreativitas. Jadi, jika ada waktu untuk istirahat, lebih baik digunakan untuk tidur. Gampang bukan? Tapi inget ya jangan lama-lama apalagi sampai ngorok.

Kenapa harus tidur selama setengah jam? Berdasarkan teori, proses tidur sendiri terbagi dalam empat tahap. Tahap pertama dan kedua masuk dalam light sleep. Tahap ketiga disebut dengan deep sleep. Tahap terkahir adalah tahap rapid eye movement, di tahap inilah kamu mulai mimpi dalam tidurmu.

Di tahap pertama kamu baru saja menutup mata, di dalam tahapan ini kamu bisa saja terganggu dengan dunia sekitar dan bisa terbangun. Makanya kamu harus meneruskan ke tahap kedua. Dalam tahapan ini, otak kamu sudah mulai rileks.

Selain itu, tahap ini juga mendukung otak untuk memproses informasi yang baru kamu tangkap. Manfaat lain dengan tidur dalam dua tahapan ini adalah bisa meningkatkan produktivitas, meningkatkan fungsi kognitif, meningkatkan daya ingat dan kreativitas. Selain itu juga bisa mengurangi rasa capek yang kamu rasakan.

Tidur selama 30 menit merupakan resep yang pas untuk meningkatkan performa kerja. Jika kamu tidur lebih dari durasi ini, kamu bisa terkena sleep inertia. Fenomena ini bisa menyebabkan tubuh kamu menjadi lemas dan menurunkan konsentrasi. Selain itu, tidur lebih dari 30 menit juga bisa membuat kamu bales bangun tidur.

Gimana? Segera praktikin deh ya!

Sumber : https://www.brilio.net/life/cuma-tidur-30-menit-saja-ternyata-bisa-tingkatkan-produktivitas-kamu-150406v.html

8 Kesalahan Ini Biasanya Dilakukan Para Pencari Kerja Saat Menulis CV

657xauto-8-kesalahan-ini-biasanya-dilakukan-para-pencari-kerja-saat-menulis-cv-150920v

Mencari kerja saat ini rasanya sangat susah sekali jika tidak ditunjang kemampuan yang benar-benar memadai. Apalagi bidang pekerjaan yang ada saat ini jumlahnya tidak sepadan jika dibandingkan jumlah pelamar kerja sekarang yang makin hari makin membludak.

Salah satu hal pertama yang dilihat oleh HRD perusahaan terhadap para pelamar kerja tentu saja Curriculum Vitae (CV) atau data diri. Sayang banyak pelamar kerja yang terkadang menulis CV sesuka hati atau sembarangan dan berakibat tak dilirik oleh HRD.

Berikut 8 kesalahan pencari kerja dalam menulis CV, seperti dilansir brilio.net dari dailymail, Senin (21/9):

1. Banyak typo atau salah tulis
Ini penting sekali dalam menulis CV yakni ketelitian. Bagaimana bisa kamu diterima menjadi karyawan jika untuk menulis data dirimu saja masih banyak kesalahan? Tentu perusahaan akan memilih mereka yang benar-benar teliti dan cakap dalam tulisan maupun lisan.

2. Sering memakai bahasa gaul
Sering kita temui dalam berbagai CV ada banyak pelamar kerja yang tidak tahu bahasa baku dalam menulis. Kata-kata gaul mereka masukkan begitu saja. Seperti contoh, “Performa oke”, kata oke ini terlalu gaul, sebaiknya diganti dengan performa bagus.

3. Pakai motto hidup atau jargon
Sering kita temui banyak pelamar kerja yang membubuhkan motto atau jargon mereka di CV. Padahal itu tidak terlalu penting, yang penting hanyalah apa kemampuan dan kelebihanmu. Apalagi kalau mottonya terdengar norak, duh bikin males kan?

4. Memakai banyak hiasan atau bingkai
Banyak orang yang terkadang menyertakan banyak bingkai maupun kotak-kotak dan kolom dalam CV. Belum lagi ditambah dengan background yang bermacam-macam agar tidak terlalu polos kelihatannya. Hal ini sebenarnya tidak perlu, banyaknya kotak terkadang akan membuat HRD pusing dan malas membacanya.

5. Menulis dengan subjek orang ketiga
Ini juga kesalahan besar, dalam menulis CV sangat tidak dianjurkan menulis dengan subjek kata ketiga seperti dia atau mereka. Sebaiknya pakai subjek orang pertama yang formal yakni saya.

6. CV lebih dari dua halaman
Ini biasanya sering terjadi pada para fresh graduate yang aktif di kampus. Saking bersemangatnya, mereka menulis seluruh organisasi, prestasi hingga seminar apa saja yang diikuti hingga membutuhkan banyak halaman. Padahal itu tak perlu. Yang perlu ditekankan sebenarnya hanyalah pengalaman kerja dan kemampuan. Organisasi boleh ditulis namun tidak harus semua, pilih yang benar-benar mampu menunjang kemampuanmu.

7. Pakai email alay
Melamar kerja jangan sampai menggunakan email yang aneh maupun alay seperti contoh, [email protected] dll. Cukup yang alay-alay itu kamu gunakan di media sosial saja. Untuk melamar pekerjaan buatlah email baru yang simpel seperti menggunakan nama aslimu dan tidak terlalu panjang.

8. Font yang aneh-aneh
Ada beberapa orang yang terkadang suka bermain-main font saat menulis. Namun jangan ulangi kebiasaan itu saat menulis CV. Sangat tidak dianjurkan memakai font yang susah dibaca dan terlihat kekanak-kanakkan. Pakailah font normal seperti Times New Roman, Helvetica atau Garamond.

Sumber : https://www.brilio.net/news/8-kesalahan-ini-biasanya-dilakukan-para-pencari-kerja-saat-menulis-cv-150920v.html

Sering Merasa Frustrasi di Kantor? Kamu Harus Rajin Rapikan Meja Kerja

Temuan dari riset tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa yang berada di meja yang rapi ternyata mampu menyelesaikan soal geometri lebih cepat.

657xauto-sering-merasa-frustrasi-di-kantor-kamu-harus-rajin-rapikan-meja-kerja-150929p

Brilio.net – Rasa frustrasi di kantor memang bisa meluluhlantakkan performa kerjamu. Apalagi saat detik-detik menjelang deadline. Kamu mulai panik dan cenderung asal selesai untuk merampungkan tugasmu karena sudah merasa frustrasi. Jangan sampai hal ini menjadi kebiasaan di kantormu ya. Untuk menghindarinya, sebenarnya kamu hanya cukup merapikan meja kerjamu agar kamu terhindar dari frustrasi.

Dikutip brilio.net dari Harvard Business Review, Selasa (29/9), sebuah penelitian yang dilakukan oleh Boyoun (Grace) Chae dan Rui (Juliet) Zhu menunjukkan efek positif dari sebuah meja kerja yang rapi. Studi ini melibatkan 100 mahasiswa dengan dua perlakukan yang berbeda. Pertama adalah mereka yang duduk di meja kerja yang rapi sedangkan kelompok kedua berada di meja yang berantakan. Setelah itu, masing-masing mahasiswa diuji untuk menyelesaikan soal geometri di ruangan yang berbeda.

Temuan dari riset tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa yang berada di meja yang rapi ternyata mampu menyelesaikan soal geometri lebih cepat, yakni 1,117 detik. Hal ini sangat berbeda dengan mereka yang duduk di meja yang berantakan. Mahasiswa dalam kelompok ini membutuhkan 669 detik untuk menyelesaikan soal tersebut.

Jadi, sebelum hidupmu di kantor selalu berantakan, lebih baik rapikan meja kerjamu setiap harinya. Selain tampak menyenangkan, tatanan meja yang rapi juga tetap bisa membuat pikiranmu jernih untuk menyelesaikan masalah kantor. Alhasil, kamu bisa terbebas dari rasa frustrasi. Simpel kan?

Selamat mencoba dan tetap semangat ya!

Sumber : https://www.brilio.net/life/sering-merasa-frustrasi-di-kantor-kamu-harus-rajin-rapikan-meja-kerja-150929p.html

Menulis Sejak SD, Nisa Panen Prestasi di Bangku Kuliah

annisa_nur_salam

Yogyakarta – Siapa menanam, ia akan memanennya. Seperti itulah filosofi yang tepat untuk menggambarkan sosok Annisa Nur Salam, mahasiswi Semester 5 Ekonomi Syariah (ES) UIN Sunan Kalijaga ini. Sejak SD ia suka menulis, awalnya hanya menulis cerpen. Hingga di bangku kuliah ia tetap rajin menulis, menghasilkan berbagai karya hingga akhirnya ‘berbuah’ sederet prestasi.

Dalam penulisan karya ilmiah, prestasinya sudah tak terhitung. Beberapa di antaranya adalah 1st place in ASEAN Essay Competition 2015 (PPI Thailand), Top 10 in the Essay Writing Competition at 7th International Symposium of OISAA 201 (Singapura), Juara 4 Olimpiade GSENT 2015, Juara 1 Olimpiade TemilReg ForSEI Yogyakarta 2015, Peneliti muda Terbaik FRKS OJK 2014, Juara 1 Call for Paper SES-C IPB 2014.

Putri kedua dari tiga bersaudara ini menceritakan prestasi terbarunya, yakni juara 1 lomba essai ASEAN. Pihak yang menyelenggarakan adalah Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (PERMITA). Ia diumumkan menjadi pemenang pada 28 Agustus lalu. Dalam lomba itu ia menawarkan gagasan untuk ketahanan pangan Indonesia.

Ide yang diusung adalah Single Agribisnis Program, yaitu dalam sebuah desa harus terdapat kelompok tani, lumbung desa, pasar desa, dan bank tani. Semua komponen itu saling melengkapi sehingga terjadi sebuah keharmonisan dan ketahanan pangan.

“Paling berkesan mungkin yang pertama,” ujar Nisa. Ia mengaku, hanya iseng mengikuti lomba essai pertamanya itu. Bersama kelompoknya, ia mengikuti lomba essai tentang ekonomi Islam. Penyelenggaranya adalah IPB. Tidak diduga, mereka juara 1 tingkat nasional.

Bagi Nisa menulis digunakan untuk mengisi waktu luang. Selain itu ia ingin berkeliling Indonesia dengan menulis, bahkan ke luar negeri. Dalam waktu dekat ini ia akan pergi ke UNAIR untuk final lomba essai.

Perempuan kelahiran Sumedang, 1 Januari 1995 ini bersyukur karena banyak dukungan dari orang tua, dosen, dan kawan-kawannya. Pihak fakultas cukup mendukung terkait pendanaan. Teman-teman di ForSEI (Forum Studi Ekonomi Islam) juga berjasa, karena menjadi kawan diskusi isu-isu ekonomi terkini.

Disamping sering menjadi juara, Nisa tetap menjaga waktu belajarnya. IPK terakhirnya 3,88. Meski ia mengaku IPK tersebut masih naik-turun. Ketika ditanya mengenai cita-cita, ia belum menetapkan secara pasti, namun untuk saat ini memimpikan kelak bisa menjadi dosen. (Nurfi)

Sumber : https://www.edupost.id/prestasi-pemuda/read/menulis-sejak-sd-nisa-panen-prestasi-di-bangku-kuliah/

Bambang Hertadi, Taklukkan Lima Benua dengan Sepeda, Ampuh Banget!

Pria ini yang akrab dipanggil Paimo ini sudah menjadi pesepeda legendaris dan sangat disegani para bikers seluruh Indonesia.
bambang-hertadi

Bagi para pecinta olahraga sepeda pasti sudah tidak asing lagi mendengar nama Bambang Hertadi Mas (57) atau yang akrab disapa dengan Paimo. Pria kelahiran Malang tersebut memang telah menjadi ‘legenda’ di kalangan para bikers, karena prestasinya yang telah menorehkan sejarah mengelilingi lima benua dengan sepeda. Buset!

Bambang yang lebih senang dipanggil Paimo pun menuturkan bahwa nama tersebut adalah pemberian teman-temannya semasa kuliah di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB), lantaran dia sering sekali berbahasa Jawa daripada menggunakan Bahasa Indonesia.

“Waktu saya wisuda dulu, saya bawa sepeda saya sampai puncak gedung ITB buat merayakannya,” kenangnya saat bercerita kepada brilio.net, beberapa waktu lalu.

Paimo menceritakan bahwa hobinya bersepeda dimulai sejak SMP. Saat itu dia menempuh Malang-Kediri, dan Malang-Tulungagung. Ketika SMA dan lulus perguruan tinggi dia mulai menempuh perjalanan antar pulau. Perjalanan yang dinamainya “Cintaku Negeriku” itu menembus 1.656 kilometer. Melintas bersepeda Bandung-Sumbawa Besar dan mendaki Rinjani di Lombok dan Tambora di Sumbawa. Wow!

Paimo seperti tidak ada tandingannya untuk urusan bersepeda jarak jauh. Rute-rute yang tidak terbayangkan sudah dia jajal. Mulai bersepeda hingga ke puncak Gunung Kilimanjaro (5.896 mdpl) di Afrika, hingga bersepeda melintasi sepanjang daratan Amerika Selatan dari Bolivia hingga Chile.

Dia juga pernah bersepeda menjelajahi dataran tinggi Himalaya-Nepal, dan India. Benua biru Eropa pun tidak lepas dari petualangannya. Dia pernah bersepeda dari Portugal bablas hingga ke Prancis. Dia juga pernah ke Maroko, menelusuri jalur sutra, dan melintasi Tembok Besar Tiongkok. Sudah puluhan ribu kilometer dia lalui dengan menggowes sepeda.

“Dulu belum ada sepeda yang dibuat untuk jarak jauh, jadi saya hanya pakai sepeda merek Federal buatan dalam negeri, karena dulu nggak sanggup beli sepeda,” ujarnya sambil tersenyum.

Selain perlengkapan sepeda, dia harus membawa tenda dan sleeping bag untuk beristirahat di jalan. Saat merintis long distance cycling atau dalam istilah kerennya “bikepacking”, Paimo harus bisa membuat sendiri alat-alatnya. Dia membuat rak depan dan belakang tempat tas dari besi cor. Besi tersebut lantas disambungkan dengan baut ke frame sepeda. Rak yang dibuatnya pada 1997 itu baru rusak pada 2006 dalam perjalanan dari Bolivia ke Chile. Semua perlengkapan reparasi dan suku cadang sepeda juga harus dibawa. Mulai rantai hingga ban dalam.

Soal tempat tidur, Paimo harus menyadari keterbatasan bawaannya. Dia mesti rela tidur di dekat kuburan, dekat lapangan bola, bahkan di reruntuhan bekas stasiun. Pernah saat dalam perjalanan di kawasan danau Salar de Chiguana, Bolivia, yang mengering, dia harus mendirikan tenda di sebuah reruntuhan bangunan yang tak terurus dan sangat kotor.

Petualangan di sepanjang jalur Bolivia-Chile memang yang paling berat dirasakan Paimo. Sepanjang enam ribu kilometer dia harus terus menyusuri jalan darat dari La Paz, ibu kota Bolivia, hingga Punta Arenas di Chile. Tantangannya tak hanya pada jarak tempuh yang sangat jauh., ketinggian alias altitude medan di sana juga luar biasa. Selama dua minggu dia harus menggowes pada ketinggian 3.600 mdpl yang hampir sama tingginya dengan Gunung Semeru di Jawa Timur.

Menurutnya, bersepeda di Amerika Selatan pun juga tak bisa sembarangan. Paimo mengaku harus bisa mengelola energi plus pintar-pintar menyiasati kadar oksigen yang tipis. Sepeda tak sekadar digenjot, kadang-kadang dia harus berhenti sejenak untuk mengadaptasikan tubuhnya.

“Ya memang sangat capek. Tapi saya senang dapat bertemu orang-orang baru, bahkan belajar banyak kebudayaan baru dari negeri orang,” kata dia bangga.

Pengalaman gowes di Amerika Selatan itu kini dia bukukan dalam judul Bersepeda Membelah Pegunungan Andes. Paimo berharap buku itu bisa menjadi pelajaran bagi para penggemar bikepacker untuk menjelajahi negeri sendiri yang luas.

Kalau kamu gimana? Sudah sampai sejauh mana naik sepedamu?

Sumber : https://www.brilio.net/news/bambang-hertadi-taklukkan-lima-benua-dengan-sepeda-ampuh-banget-151011e.html

Sena Sang Penemu Teh Hitam, Peraih 107 Inovasi Indonesia

sena

Menjadi salah satu peraih penghargaan 107 Inovasi Indonesia bukanlah cita-cita awal Avicienna Ulhaq Muqodas, mahasiswa semester 8, Agricultural Engineering, IPB. Ketika SMP justru ia bercita-cita ingin memiliki perusahaan IT sekelas Microsoft.

Mahasiswa yang biasa dipanggil Sena ini membuat alat uji mutu teh hitam orthodox. Karya ini yang berhasil meraih penghargaan 107 Inovasi Indonesia dari BIC dan LIPI. Penelitian ini dianggap memiliki prospek inovatif, karena sejalan dengan ARN (Agenda Riset Nasional).

Teh hitam diolah menggunakan 2 cara. Salah satunya dengan orthodox atau bertahap. Adapun tahapannya dari pelayuan, penggulungan, penggilingan sortasi basah, fermentasi, pengeringan, dan disortasi. Sedangkan teh hitam adalah teh yang biasa dijadikan teh celup.

Sena melihat bahwa di masyarakat pengolahan teh masih manual, hanya bergantung pada mandor. Sehingga ketika performa mandor tidak bagus, akan berpengaruh pada kualitas teh hitam. Untuk menyamakan kualitas teh, maka Sena membuat alat uji mutu teh hitam.

Penelitian ini berkesan bagi Sena. “Karena, selain kerja penelitiannya bareng-bareng sama guru besar IPB, Prof. Kudang Boro Seminar, dan sejumlah Doktor di IPB, inspirasi penelitian ini juga didapat waktu survey lapangan. Artinya, penelitian ini based on problem yang ada di lapangan,” kata mahasiswa kelahiran Tangerang, 13 Juli 1993 ini.

Selain teh hitam orthodox, ternyata Sena pernah mendapat penghargaan penelitian. Tahun 2014, ia didanai DIKTI untuk karyanya yang berjudul Galaoo (Galah otomatis pemetik manggis). Karya ini masuk dalam program PKM-KC.

Bagi alumni SMPN dan SMAN 1 Bogor ini, prestasi adalah amal terbaik yang sudah dilakukan. “Amal itu bisa apa saja, bidang apa saja, bentuknya apapun,” ujar Sena.

Adapun prestasi yang dibuatnya adalah kontribusinya di beberapa organisasi. Pada tahun 2013-2015 menjadi kepala bidang mentoring Forum Komunikasi Alumni Muslim SMAN 1 Bogor. Ia pernah aktif di KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim) komisariat IPB. Mahasiswa yang sangat terinspirasi pada Ridwan Kamil ini memandang penting organisasi. Sekarang ia aktif di Yayasan IMAGO. Yayasan ini adalah yayasan yang peduli dengan pemuda, khususnya di Kota Bogor. Mereka mengakomodir komunitas-komunitas kepemudaan di kota Bogor.

“Hidup manusia itu diukur ‘prestasi’-nya dengan kebermanfaatan pada lingkungan sekitar. Dengan berorganisasi, kita mengoptimalkan kebermanfaatan yang kita berikan kepada lingkungan sekitar,” tutur Sena.

(Nurfi)

Sumber : https://www.edupost.id/prestasi-pemuda/read/sena-sang-penemu-teh-hitam-peraih-107-inovasi-indonesia/

Siswa Tetap Mengikuti Ujian Meskipun Berada Di Tengah Kabut

Pulau Sumatra dan Kalimantan sampai saat ini masih tertutup kabut dan berdasarkan informasi indeks standar pencemar udara, tercatat masih berada pada kondisi yang tidak sehat. Lalu bagaimanakah nasib pelajar disana?

Kabut yang menutupi mereka ternyata tak menghalangi mereka untuk tetap berangkat kesekolah. Bagaimanapun mereka harus tetap sekolah, kalau tidak mereka akan banyak ketinggalan pelajaran. Sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), para siswa diwajibkan belajar selama kabut asap setiap hari Senin dan Kamis. Ini diberlakukan, karena libur sekolah akibat asap sudah lebih dalam sebulan.

Gara-gara asap yang sangat mengancam kesehatan ini pada kamis kemarin seorang siswa SD dipadang tiba-tiba saja pingsan saat sedang mengikuti ujian tengah semester di sekolahnya. Dari keterangan pihak puskesmas, ia mengalami infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) sehingga sesak dan sulit bernafas. Hal ini tidak hanya terjadi pada satu orang saja.

Kita berdoa semoga bencana ini segera selesai dan pemerintah mengambil langkah cepat untuk menanggulangi kabut asap di Sumatera dan Kalimantan, agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan normal kembali.

Sumber : https://www.edupost.id/forum/discussion/50/siswa-tetap-mengikuti-ujian-meskipun-berada-di-tengah-kabut#latest

Manfaat Jeruk Untuk Tubuh Kita

manfaat-jeruk-300x192

Jeruk merupakan buah yang sangat di sukai oleh semua orang dari kalangan anak-anak sampai dewasa. Dari rasanya yang sebagian besar manis itulah yang menarik lidah setiap orang untuk merasakan buah jeruk tersebut.

Buah jeruk terkenal sebagai sumber vitamin dan mineral karena faktanya, dalam 100 gram terdapat 30 – 50 mg vitamin C. Manfaat jeruk untuk kesehatan tidak hanya bersumber dari vitamin C saja, masih banyak kandungan gizi serta fitokimia yang belum banyak diketahui orang. Salah satu contoh nyata khasiat buah jeruk manis adalah membunuh sel kanker berkat senyawa potassium dan folic acid di dalamnya.

Lantas, apa saja kegunaan buah berwarna orange ini? Yuk! Simak selengkapnya.

Pastinya anda tidak asing lagi dengan khasiat jeruk yang mampu menyembuhkan sariawan berkat sifat antiradang pada buah tersebut.

Agar lebih jelas, perhatikan tabel kandungan gizi buah jeruk manis berikut ini :
vitamin-jeruk-300x209

Untuk mendapatkan manfaat mengagumkan di dalamnya, anda bisa memakan jeruk secara langsung atau mengolahnya menjadi minuman jus buah yang sehat, segar, dan tentunya mudah dibuat.

Berikut ini 7 manfaat dahsyat jeruk bagi kesehatan anda :

1. Manfaat pertama yaitu jeruk sangat baik untuk mencegah penyakit kanker seperti kanker kulit, payudara, paru-paru, mulut dan usus besar. Ini dikarenakan buah jeruk mengandung D-limonene yang merupakan senyawa yang sangat baik untuk mencegah berbagai kanker tersebut.

2. Bagi anda yang bermasalah dengan kadar kolersterol yang tinggi, maka mengkonsumsi jeruk merupakan salah satu solusi yang dapat anda ambil. Ini dikarenakan, buah jeruk mengandung Hesperidin dan Pectin. kedua zat tersebut sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh anda.

3. Anda memiliki tekanan darah yang tinggi…??? Maka mengkonsumsi buah jeruk juga sangat baik untuk menurunkan tekanan darah tinggi anda. Ini dikarenakan buah jeruk mengandung Hesperidin dan magnesium yang berfungsi menurunkan tekanan darah tinggi anda.

4. Anda mengalami radang sendi atau kekakuan pada otot dan sendi anda….???. Maka mengkonsumsi buah jeruk merupakan alternatif yang dapat anda ambil. Ini dikarenakan buah jeruk terbukti dapat mengurangi radang pada sendi atau kekakuan pada otot dan sendi anda.

5. Buah jeruk ternyata sangat baik untuk perkembangan otak anda. Ini dikarenakan buah jeruk mengandung asam folat yang merupakan zat yang sangat baik untuk membantu perkembangan otak anda.

6. Manfaat berikutnya yaitu, buah jeruk juga sangat baik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh anda. Ini dikarenakan buah jeruk merupakan sumber vitamin C. Fungsi vitamin C yaitu merangsang produksi sel darah putih dalam tubuh kita. Sehingga sangat baik dan dapat meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh kita.

7. Buah jeruk juga mengandung zat antioksidan. Fungsi antioksidan yaitu dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas Sehingga anda akan tampak lebih awet muda.dengan rajin mengkonsumsi buah jeruk tersebut.

sumber: akusehatku.com, intips-kesehatan.blogspot.com, dll
https://www.muslimdaily.net/berita/manfaat-jeruk-untuk-tubuh-kita.html