Materi Antropologi Kelas XI BAB 5 : Metode Etnografi dan Manfaatnya dalam Mencari Solusi Berbagai Permasalahan Sosial- Budaya

antropologi

Etnografi berasal dari kata ethnos yang berarti bangsa dan graphein yang berarti gambaran atau tulisan. Jadi berdasarkan asal katanya, etnografi berarti gambaran mengenai bangsa-bangsa. Beberapa ahli antropologi juga berpendapat mengenai pengertian etnografi sebagai berikut : (1) Menurut pendapat Spradley, etnografi adalah kegiatan menguraikan dan menjelaskan suatu kebudayaan; (2) Koentjaraningrat (1985), juga menjelaskan isi karangan etnografi adalah suatudeskripsi mengenai kebudayaan suatu suku bangsa.

 

Etnografi, ditinjau secara harfiah, berarti tulisan atau laporan tentang suatusuku bangsa, yang ditulis oleh seorang antropolog atas hasil penelitian lapangan( fieldwork ) selama sekian bulan atau pun sekian tahun. Etnografi bukan sekedar mengumpulkan data tentang kebudayaan, melainkan menggalinya lebih dalam lagi. Etnografi juga memiliki ciri-ciri yang khas pada metode penelitian lapangan. Dimana ciri-ciri tersebut adalah sifatnya yang holistic-integratif, thick description, dan analisis kualitatif dalam rangka mendapatkan data yang bersifat holistic atau menyeluruh.

 

Selain itu, karena etnografi di sini berkaitan kebudayaan, tentunya dalam penelitian ini, tidak terlepas dengan adanya 7 unsur kebudayaan. Unsur-unsur dalam kebudayaan suatu suku bangsa yang dapat dijadikan sebagai kerangka etnografi sebagai berikut:

 

Bahasa

Sistem teknologi.

Sistem ekonomi.

Organisasi sosial.

Sistem pengetahuan.

Kesenian

Sistem religi.

Keseluruhan unsur-unsur tersebut bersifat universal, artinya semua kebudayaan suku bangsa pasti terdapat unsur-unsur itu. Mengenai urutan mana yang menjadi prioritas penelitian dari keseluruhan unsur kebudayaan tersebut bergantung sepenuhnya kepada peneliti. Namun, system urutan yang biasa dipergunakan dalam studi etnografi diawali dari hal-hal yang bersifat konkret menuju ke hal-hal yang paling abstrak.

 

Adapun tahapan-tahapan penelitian etnografi menurut Jerome Kerk dan Marc. L Miler tersebut adalah sebagai berikut:

 

Tahap pertama :Tahap pertama penelitian etnografi adalah memilih masyarakat sebagai objek penelitian. Pada tahapan ini seorang penelitian harus pandai-pandai menentukan masyarakat mana yang memiliki kebudayaan yang mengakar dan dalam. Tahap pertama ini disebut sebagai finding the field. Hal-hal yang dilakukan adalah cara-cara untuk masuk ke lapangan dengan baik dan lancar. Peneliti harus dapat masuk dalam struktur aktivitas dari masyarakat.

Tahap kedua :melakukan investigasi untuk menemukan (Discovery) dan mengumpulkan (Getting) data, peneliti harus melakukan penyusunan rencana peneliti yang rapi dan matang serta harus pandai menentukan di mana tempat dan siapa yang nantinya di jadikan sampel data.

Tahap ketiga :Pada tahapan ini data-data penelitian sudah mulai dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan mulai disusun secara sistematis. Kegiatan yang dilakukan agar tahapan ini berjalan lancer adalah pengecekan validitas data yaitu melakukan pengujian data yang didapat melalui evaluasi pengambilan data.

Tahap ke-empat : Tahap ini adalah tahap terakhir dari penelitian etnografi yaitu . Padatahapan ini peneliti melakukan penjelasan untuk pamit ke lapangan ( leaving, explanation, getting out, and getting oven ). Kegiatan ini dilakukan karena penelitian sudah sampai batas waktu yang ditentukan dan juga sudah mendapatkan data-data primer yang diperlukan secara mendalam.

Tarian perangTeknik Penggalian Data dalam Penelitian Etnografi

Teknik observasi

Teknik observasi biasa disebut sebagai metode pengamatan lapangan. Ada empat macam metode observasi, yaitu pengamatan biasa (pengamatan yang dilaksanakan peneliti tanpa terlibat kontak langsung dengan pelaku (informan)), pengamatan terkendali (pengamatan terkendali peneliti tidak perlu mengadakan kontak emosional dengani nforman), pengamatan terlibat (keterlibatan peneliti yang mengadakan hubungan emosional dan sosial dengan para informan), danpengamatan penuh atau lengkap (jika si peneliti mengidentifikasikan dirinya sebagai bagian dari masyarakat yang sedang ditelitinya).

Teknik Wawancara

Teknik wawancaraatau interview dipakai untuk memperoleh data atau keterangan lebihjauh selain data-data yang diperoleh melalui data observasi. Terdapat wawancara berencana (menyusun sejumlah pertanyaan sedemikian rupa dalam bentuk questioner atau angket) dan wawancara tanpa rencana (memperoleh tanggapan yang cukup luas menyangku taspek-aspek kejiwaan yang sangat dalam.Misalnya, wawancara untuk memperoleh tanggapan tentang pandangan hidup atau sistem keyakinan)

Manfaat Etnografi dalam mencari solusi permasalahan sosial budaya

Menurut Creswell (2012: 462) menjelaskan bahwa penelitian etnografi mampu memberikan pemahaman tentang masalah yang luas. Seseorang melakukan etnografi ketika memiliki kelompok untuk belajar berbagi tentang kebudayaan dan telah bersama-sama selama beberapa waktu dan mengembangkan nilai –nilai kebersamaan, kepercayaan, dan bahasa. Orang tersebutakan menangkap aturan perilaku seperti ketika guru melakukan hubungan informal berkumpul di tempat favorit untuk bersosialisasi. Selainituetnografijugamampumemberikan informasi rinci tentang aktivitas sehari-hari. Karena dalam penelitian ini memiliki waktu yang sangat panjang, maka informasi yang didapatkan menajdi semakin rinci dan dalam.

 

Dengan metode penelitian etnografi ini, dimana peneliti melakukan penelitian partisipatif maka peneliti dapat melihat dan merasakan secara langsung apa permasalahan yang sedang terjadi di dalam masyarakat, bahkan peneliti dapat menjamin bahwa permasalahan itu benar dan tidak sehingga dapat memprediksikan bagaimana cara memberikan solusi terbaik. Dengan hasil penelitian etnografi ini, maka dapat dipilihkan solusi yang baik dan dapat pula dilakukan dengan hati-hati yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang bermasalah tersebut.

 

Sumber bacaan :

 

Lestari,puji.2009. Antropologi Untuk SMA dan MA Kelas XII. Jakarta :PusatPerbukuan

Koentjaraningrat.2009.Pengantar Ilmu Antropologi.Jakarta: PT RinekaCipta

Spradley, James P.1997.Metode Etnografi. Yogyakarta: PT. Tiara WacanaYogya

Ingwarni, sulistiya. 2015. Penelitian Etnografi. (Online) http://sulistiyaingwarni.blogspot.co.id/2015/03/penelitian-etnografi.html?m=1. Diakses 23 Desember 2015

MATERI PEMBELAJARAN ANTROPOLOGI SMA KELAS XI BAB V : METODE ETNOGRAFI DAN MANFAATNYA DALAM MENCARI SOLUSI BERBAGAI PERMASALAHAN SOSIAL-BUDAYA

Leave a Reply

My Visitors
Following