Materi Sosiologi Kelas XII Bab II Tentang Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal

Berikut ini merupakan materi sosiologi kelas XII yang sebelumnya telah di publikasikan oleh
https://blog.unnes.ac.id/itsnarizqiistiqomah/2017/11/11/materi-sosiologi-kelas-xii-bab-ii-tentang-globalisasi-dan-perubahan-komunitas-lokal/
Untuk lebih jelasnya kalian dapat klik link di atas, semoga bermanfaat…

GLOBALISASI

Globalisasi terjadi karen faktor-faktor nilai budaya luar, seperti:

    1. Selalu meningkatkanpengetahuan
    2. Etos kerja
    3. Patuh hukum

  1. Kemampuan memprediksi
  2. Kemandirian
  3. Efisiensi dan produktivitas
  4. Keterbukaan
  5. Keberanian bersaing
  6. Rasionalisasi dan
  7. Manajemen resiko.

Pengertian Globalisasi menurut penulis adalah suatu ruang lingkup yangluas tanpaadabatasan wilayah, dan siapanpun kapanpun serta dimanapun semua orang dapat menggunakannya.

Globalisasi terjadi melalui berbagai saluran, di antaranya:

  1. Lembagapendidikandan ilmu pengetahuan.
  2. Lembaga keagamaan.
  3. Indutri internasional dan lembaga perdagangan.
  4. Wisata mancanegara
  5. Saluran komunikasi dan telekomunikasi internasiona
  6. Lembaga internasional yang mengatur peraturan internasional

PERUBAHAN KOMUNITAS LOKAL AKIBAT GLOBALISASI

Istilah komunitas berkaitan dengan banyak fenomena, pola penafsiran, dan juga asosiasi.terjadi banyak kerancuan makna tentang istilah komunitas yang telah melampaui batas pengertian pertamanya yang lazim digunakan oleh para sosiolog. Komunitas biasanya merujuk pada suatu kelompok lingkungan yang para anggotanya menghuni ruang fisik atau wilayah geografik yang sama di lingkungan tetangga, desa, atau, kota. Komunitas juga diartikan sebagai suatu kelompok yang anggotanya memiliki ciri-ciri serupa, yang biasanya di himpun oleh suatu rasa memiliki atau bias pula oleh ikatan dan interaksi social tertentu yang menjadikan kelompok itu sebagai suatu entitas sosial tersendiri. Perubahan sosial dan globalisasi mendorong munculnya frasa pengembangan komunitas yang biasanya digunakan untuk menyebut proyek-proyek pengembangan suatu daerah yang menyertakan keterlibatan aktif pada penduduknya. Proyek-proyek itu bias dalam bidang pendidikan, kesejahteraan sosial, kesehatan, pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, sumur umum, jaringan irigasi, perbaikan sarana pertanian, peningkatan fasilitas manufaktur, atau pembinaan kegiatan komersial. Pengembangan komunitas dalam era globalisasi tidak lagi di batasi pada wilayah-wilayah teritorial yang bersifat lokal. Misalnya, dalam hal upaya peningkatan kesejahteraan material atau kehidupan ekonomi, akan memunculkan keadaan dimana segenapaspek ekonomi, pasokan dan permintaan bahan mentah, informasi dan transformasi tenaga kerja, distribusi hasil poduksi atau kegiatan pemasaran menyatu atau terintegrasi dan kian terjalin dalam hubungan saling ketergantungan yang berskala luas (dunia).

Dari materi tersebut, saya menyertakan link berita yang dapat kalian akses, silahkan klik link bertikut ini

https://www.depokpos.com/arsip/2017/06/menjaga-keaslian-budaya-lokal-ditengah-tantangan-global/

nah, selain materi dan artikel berita tersebut, saya juga menyertakan beberapa soal pengayaan, beberapa soal pengayaanya  yaitu:

  1. Jelaskan definisi dari globalisasi menurut anda!
  2. Jika dikaitkan dengan masyarakat disekitar anda, contoh globalisasi apa yang paling dominan?
  3. Apakah dengan adanya globalisasi dapat mempengaruhi budaya lokal? Jelaskan!
  4. Dari artikel berita tersebut, apa kesimpulannya?
  5. Menurut anda, apakah artikel berita tersebut juga terjadi di lingkunhgan sekitar anda? Jelaskan!

Sumber:

https://digilib.unila.ac.id/8625/15/bab%20II.pdf

Soekanto Soerjono. 2013. Sosiologi Suatu Pengantar. Rajawali Pers: Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: