Arsip Bulanan: Desember 2015

Materi Antropologi Kelas X: Konsep Dasar, Peran, Fungsi, dan Keterampilan Antropologi dalam Mengkaji Kesamaan dan Keberagaman Budaya, Agama, Tradisi, dan Bahasa

images

Pengertian Antropologi
Antropologi berasal dari kata yunani antropos, yang berarti “manusia atau orang”, dan logos yang berarti studi (ilmu). Jadi, antropologi merupakan disiplin yang mempelajari manusia berdasarkan rasa ingin tahu yang tiada henti- hentinya.Antropologi merupakan salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari budaya masyarakat. Antropologi juga mempelajari manusia sebagai mahluk biologis sekaligus mahluk sosial. Lanjutkan membaca Materi Antropologi Kelas X: Konsep Dasar, Peran, Fungsi, dan Keterampilan Antropologi dalam Mengkaji Kesamaan dan Keberagaman Budaya, Agama, Tradisi, dan Bahasa

Materi Sosiologi Kelas XII: Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas

127678_620

Secara bahasa, lokal (local) berarti setempat, sedangkan kearifan atau dalam bahasa Inggris wisdom dapat diartikan sebagai pemikiran, gagasan, atau perilaku yang bijak. Dapat juga diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam menggunakan akal pikirannya dalam bertindak atau bersikap sebagai hasil penilaian terhadap sesuatu, objek, atau peristiwa yang terjadi. Sehingga kearifan lokal (local wisdom) dapat diartikan sebagai gagasan-gagasan setempat yang bersifat bijaksana, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh para anggota masyarakat. Lanjutkan membaca Materi Sosiologi Kelas XII: Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas

Materi Sosiologi Kelas XII: Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi

Kesenjangan1

Ketimpangan sosial diartikan sebagai adanya ketidakseimbangan atau jarak yang terjadi ditengah-tengah masyarakat yang disebabkan adanya perbedaan status sosial, ekonomi, ataupun budaya. Ketimpangan sosial disebabkan adanya dua faktor penghambat tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Faktor Internal
    Yaitu faktor-faktor yang berasal dari dalam diri seseorang. Rendahnya kualitas sumber daya manusia disebabkan oleh tingkat pendidikan/keterampilan ataupun kesehatan yang rendah, serta adanya hambatan budaya (budaya kemiskinan).
  2. Faktor Eksternal
    Yaitu faktor-faktor yang berasal dari luar kemampuan seseorang. Hal ini dapat terjadi karena birokrasi atau ada pelaturan-pelaturan resmi (kebijakan), sehingga dapat memperkecil akses seseorang untuk memanfaatkan kesempatan dan peluang yang tersedia. Dengan kata lain ketimpangan sosial tersebut diakibatkan oleh hambatan-hambatan atau tekanan-tekanan struktural. Hal tersebut merupakan salah satu penyebab munculnya kemiskinan struktural.

Lanjutkan membaca Materi Sosiologi Kelas XII: Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi

Materi Sosiologi Kelas XII: Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal

bumi-tangan-2

Globalization

Globalisasi dan identitas tidak mudah untuk didefinisikan karena keduanya merupakan konsep yang kompleks. Globalisasi bersifat multidimensional yang mencakup dimensi ekonomi, teknologi-komunikasi, politik, dan kultural. Menurut Tomlinson, globalisasi adalah sebuah proses yang menyebarkan ciri-ciri institusional dari modernitas.

Sementara itu, identitas dapat didefinisikan sebagai “sumber makna dan pengalaman bagi orang-orang” (Castell 1997)4 atau “pencarian makna individu dalam hubungannya dengan dirinya sendiri dan masyarakat.” Lanjutkan membaca Materi Sosiologi Kelas XII: Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal

Materi Sosiologi Kelas XII: Perubahan Sosial

Perubahan Sosial budaya

  • Pengertian Perubahan Sosial

Selo soemardjan menyatakan bahwa perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai-nilai, sikap, dan perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

Kingsley Davis menyatakan bahwa perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat.

John Lewis Gillin dan John Philip Gillin melihat perubahan sosial sebagai variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideology, maupun karena adanya difusi atau penemuan-penemuan baru dalam masyarakat. Lanjutkan membaca Materi Sosiologi Kelas XII: Perubahan Sosial

Materi Sosiologi Kelas X: Individu, Kelompok Sosial, dan Masyarakat

Study_Group__3_by_shortgiraffe

  • Individu

Aristoteles, berpendapat bahawa manusia merupakan penjumlahan dari kemampuan tertentu yang masing-masing bekerja sendiri seperti kemampuan-kemampuan Vegetatif (makan dan berkembang biak), kemampuan Sensitif (bergerak, bernafsu, perasaan dan mengamati) dan kemampuan Intelektif (kecerdasan).

Descartes, bahwa manusia terdiri atas zat rohaniah ditambah zat materil.

Willhem Wuntt menegaskan bahwa jiwa manusia itu materil merupakan suatu kesatuan jiwa raga yang berkegiatan sebagai keseluruhan. Lanjutkan membaca Materi Sosiologi Kelas X: Individu, Kelompok Sosial, dan Masyarakat

Materi Sosiologi kelas XI: Integrasi dan Reintegrasi Sosial

integrasi

  • INTEGRASI SOSIAL

Pengertian Integrasi Sosial

Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat sehingga menjadi satu kesatuan. Unsur-unsur yang berbeda tersebut dapat meliputi perbedaan kedudukan sosial, ras, etnik, agama, bahasa, kebiasaan, sistem nilai, dan norma.

Adapun Pengertian Integrasi Sosial menurut para ahli, sebagai berikut.

  • Abu Ahmadi

Integrasi Sosial merupakan integrasi yang memiliki kerjasama dari seluruh anggota masyarakat, mulai dari tingkat individu, keluarga, lembaga, dan masyarakat sehingga menghasilkan sebuah kesepakatan nilai yang sama-sama dijunjung tinggi.

  • Michael Banton

Integrasi Sosial merupakan suatu pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam masyarakat tetapi tidak memberikan fungsi yang penting pada perbedan ras tersebut.

  • Menurut William F. Ogburn dan Mayer Nimkof, syarat terwujudnya integrasi sosial adalah sebagai berikut:
  1. Anggota-anggota masyarakat merasa berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan di antara mereka.
  2. Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan (konsensus) bersama mengenai norma dan nilai-nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan pedoman dalam hal-hal yang dilarang menurut kebudayaan
  3. Norma-norma dan nilai sosial itu berlaku cukup lama, tidak mudah berubah, dan dijadikan secara konsisten oleh seluruh anggota masyarakat

Lanjutkan membaca Materi Sosiologi kelas XI: Integrasi dan Reintegrasi Sosial

Materi Sosiologi SMA kelas XI: Konflik, Kekerasan, dan Pemecahan Masalah Sosial

images (1)

Pengertian Konflik

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) konflik diartikan sebagai percekcokan, perselisihan atau pertentangan. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih(atau juga kelompok) yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tak berdaya.

Pengertian Konflik menurut Ahli :

  • Soerjono Soekanto

Suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan yang disertai dengan ancaman dan /atau kekerasan.

  • Gillin and Gillin

konflik adalah bagian dari sebuah proses sosial yang terjadi karena adanya perbedaan-perbedaan fisik, emosi , kebudayaan dan perilaku. Lanjutkan membaca Materi Sosiologi SMA kelas XI: Konflik, Kekerasan, dan Pemecahan Masalah Sosial