Materi Sosiologi kelas X:Metode penelitian sosial

images (1)Pengertian Penelitian Sosial

Berikut beberapa pendapat mengenai definisi penelitian yang dikemukakan oleh para ahli:

  1. Menurut Suharjo Sukanto, penelitian merupakan suatu kegiatan ilmiah yang dilandaskan pada analisis dan kontruksi yang dilakukan secara metodologis, sistematis, dan konsisten yang bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran sebagai salah satu manifestasi hasrat manusia untuk mengetahui apa yang sedang di hadapinya.
  2. Menurut Marzuki, penelitian merupakan usaha untuk menumukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan yang dilakukan dengan menggunakan metode-metode ilmiah.

Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Pembelajaran Sosiologi SMA | Tinggalkan Komentar

Materi Sosiologi kelas X: Ragam gejala sosial dalam masyarakat

Ragam Gejala Sosial

Gejala sosGejala sosial dapat diartikan sebagai gejala-gejala atau peristiwa-peristiwa yang terjadi dan dapat diamati dalam kehidupan sosial. Gejala sosial pada dasarnya merupakan bagian dari kajian ilmu sosiologi.Sosiologi menelaah tentang interaksi yang dilakukan oleh manusia dalam masyarakatnya. Interaksi sosial tersebut merupakan gejala yang wajar dan sering terjadi dalam masyarakat. Demikian pula dengan nilai-nilai dan norma yang berlaku di masyarakat, perubahan sosial yang terjadi, kelompok-kelompok sosial yang terbentuk dalam masyarakat, dan lain sebagainya merupakan gejala-gejala yang wajar terjadi atau terbentuk. Namun adakalanya gejala-gejala tersebut tidak berjalan dengan baik sehingga menimbulkan masalah-masalah sosial dalam kehidupan masyarakat. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Pembelajaran Sosiologi SMA | Tinggalkan Komentar

Materi Sosiologi kelas X:Individu, kelompok dan hubungan sosial

A.Pengertian Individu

Hasil gambar untuk individu

Individu dalam hal ini merupakan konsep sosiologik yang berarti bahwa konsep individu tidak boleh diartikan sama dengan konsep sosial, individu menunjuk pada subjek yang melakukan sesuatu, yang mempunyai pikiran, kehendak, kebebasan, memberi arti (meaning) pada sesuatu, maupun menilai tindakan dan hasil tindakannya sendiri (aktor). Dunia yang berada diluar individu, dunia eksternal. Contoh sistem interaksi adalah kebiasaan.

Aristoteles menyatakan bahwa manusia adalah zoon politicon, yaitu makhluk yang selalu hidup bermasyarakat. Sedangkan ibnu khaldun menyatakan bahwa manusia itu harus hidup dimayarakat. Individu berasal dari kata in-dividere, artinya tidak dapat dibagi – bagikan. Jiwa manusia itu materiil merupakan suatu kesatuan jiwa raga yang berkegiatan sebagai keseluruhan. Jika manusia dibelah menjadi dua: yaitu belahan fisik (konkret), dan belahan non fisik (abstrak). Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Pembelajaran Sosiologi SMA | Tinggalkan Komentar

Materi Sosiologi kelas X:Fungsi sosiologi untuk mengenali gejala sosial di masyarakat

Pengertian Sosiologi

Secara etimologis, Sosiologi berasal dari kata socius dan logos. Socius (Latin) artinya teman, sedangkan logos (Yunani) artinya perkataan atau pembicaraan. Sehingga sosiologi diartikan sebagai membicarakan, memperbincangkan teman pergaulan. Atau sosiologi merupakan ilmu yang membahas tentang hubungan antara manusia satu dengan manusia lain dalam hidup bermasyarakat.Menurut Roucek dan Warren mengemukakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan manusia dalam kelompok. Misalnya, interaksi sosial di antara sesama anggota masyarakar RT, RW, dusun, dan nagari. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Pembelajaran Sosiologi SMA | Tinggalkan Komentar

Materi Antropologi Kelas XII :Karya Ilmiah dan Metode Penelitian Antropologi

images (6)

Pengertian karya ilmiah

Suatu karangan atau tulisan yang diperoleh dari keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, dan penelitian dalam bidang tertentu yang disusun berdasarkan metode tertentu dan sistematis dengan menggunakan bahasa penulisan yang santun, serta isinya dapat dipetanggung jawabkan kebenarannya dan keilmiahannya. Suatu karya dapat dikatan ilmiah apabila melalui proses dengan menggunakan metode ilmiah. Sehingga karya ilmiah merupakan suatu karya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk ilmiah(Eko Susilo,M.1995:11) Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Pembelajaran Antropologi SMA | Tinggalkan Komentar

Materi Antropologi kelas XII:Relativitas, Ketahanan, Inovasi dan Asimilasi Budaya

images (5)

Relativitas Budaya
Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara yang mempunyai berbagai suku, agama, ras, dan etnis yang kemudian membentuk berbagai macam kebudayaan dengan ciri khas masing-masing. Hal itu sering disebut dengan diversitas budaya (cultural diversity), di antara etnis yang tinggal di kepulauan Indonesia menandai bahwa masing-masing masyarakat etnis mempunyai sistem tata nilai, norma, adat istiadat, dan hukum adat yang berbeda. Perbedaan tersebut, menyebabkan penerapan suatu budaya luar belum tentu sesuai dengan budaya lokal masyarakat. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh sistem budaya yang dianut masing-masing masyarakat berlainan. Sistem tata nilai budaya yang dianggap baik di suatu daerah, belum tentu di daerah lain akan dianggap baik. Fenomena ini memunculkan suatu teori yang disebut relativisme budaya. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Pembelajaran Antropologi SMA | Tinggalkan Komentar

Materi Antropologi kelas XII:Proses Globalisasi Dan Strategi Mempertahankan Dan Memperkuat Nilai-Nilai Budaya Indonesia

globalisasi

GLOBALISASI menjadikan masyarakat lebih maju baik dalam bidang pendidikan, ekonomi maupun teknologi. Dengan adanya teknologi, komunikasi dan transformasi berkembang pesat, dengannya pergerakan informasi lebih mudah dan cepat. Perubahan tersebut berdampak pada hubungan antarnegara. Antaran negara satu dan lainnya seolah tidak terdapat batas lagi. Hal tersebutlah yang menandai terjadinya globalisasi.
Pengertian Globalisasi
Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya popular, dan bentuk-bentuk interaksi lain. Dengan kata lain, kemunculan sebuah system ekonomi dan budaya global yang membuat manusia di seluruh dunia menjadi sebuah masyarakat tunggal yang global. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Pembelajaran Antropologi SMA | Tinggalkan Komentar

Materi Antropologi kelas XII : Kesetaraan dan Hubungannya dengan Perubahan Sosial Budaya

Social change

Kesetaraan
Kesetaraan  berasal dari kata setara atau sederajat. Sehingga segala sesuatu yang sederajat tidak menunjukkan adanya tingkatan yang lebih rendah atau yang lebih tinggi. Kesetaraan dapat dilihat dari dua aspek, yaitu manusia dan sosialnya. Kesetaraan manusia merupakan kesetaraan yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa. Manusia diciptakan dengan kondisi yang sempurna dan mendapatkan keadilan yang sangat sempurna dari yang maha pencipta. kesetaran sosial merupakan kesetaraan yang bersifat personal. Di dalam masyarakat seseorang memiliki status yang sama, baik dalam mengajukan pendapat, kebebasan berbicara, memperoleh hak suara, mendapatkan perlindungan hukum yang sama, mendapatkan keamanan, dan lain sebagainya. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Pembelajaran Antropologi SMA | Tinggalkan Komentar

Materi Antropologi kelas X :Budaya lokal, budaya nasional, budaya asing, hubungan antar budaya di era globalisasi

images (4)\

Pengertian/Definisi Budaya Lokal

Budaya Lokal adalah budaya asli dari suatu kelompok masyarakat tertentu yang juga menjadi ciri khas budaya sebuah kelompok masyarakat lokal. (menurut J.W. Ajawaila)

Tapi, tidak mudah untuk merumuskan atau mendefinisikan konsep budaya lokal. Menurut Irwan Abdullah, definisi kebudayaan hampir selalu terikat pada batas-batas fisik dan geografis yang jelas.Misalnya, budaya Jawa yang merujuk pada suatu tradisi yangberkembang di Pulau Jawa. Oleh karena itu, batas geografis telah dijadikan landasan untuk merumuskan definisi suatu kebudayaan lokal. Namun, dalam proses perubahan sosial budaya telah muncul kecenderungan mencairnya batas-batas fisik suatu kebudayaan. Hal itu dipengaruhi oleh faktor percepatan migrasi dan penyebaran media komunikasi secara global sehingga tidak ada budaya local suatu kelompok masyarakat yang masih sedemikian asli. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Pembelajaran Antropologi SMA | Tinggalkan Komentar

Materi Antropologi kelas X: Perilaku menyimpang dan sub kebudayaan menyimpang

tawuran-pelajar

Pengertian Perilaku Menyimpang
Perilaku menyimpang adalah setiap perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma dalam masyarakat. Sedangkan pelaku yang melakukan penyimpangan itu disebut devian (deviant). Adapun perilaku yang sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat disebut konformitas. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Pembelajaran Antropologi SMA | Tinggalkan Komentar