All posts by Mufita Wafiana

Saya mufita wafiana seorang mahasiswa jurusan pendidikan sosiologi dan antropologi fis unnes. Blog ini merupakan sarana belajar bagi pembaca tentang sosiologi dan antropolgi. Selain itu, tulisan yang disajikan menceritakan aktivitas atau fenomena yang ada dalam masyarakat.

Tangga Kuasa

Tuhan
Lelaki berdasi itu memohon padaku untuk berjuang
Kenapa?
Aku bukanlah hidupnya
Aku bukan putrinya
Atau pinangannya
Haruskah aku berjuang karna dia
Tapi untuk apa?
Hati saja tidak bernyawa
Raga tidak berjiwa

Jika memang aku harus berjuang
Bantulah aku
Mata ini harus melihat lebih dari biasanya
Tinta ini harus habis sebelum waktunya
Bibir ini harus berkata lebih lancar dari biasanya
Hati ini harus lebih damai dari biasanya
Bolehkah?

Aku Wong Ndeso

Banyak orang mengartikan Wong Ndeso adalah orang yang norak, kudet, atau ketinggalan zaman. Di televisi sering digambarkan ketika Wong Ndeso pergi ke kota, akan Gumun (heran) dengan keadaan kota. Gedung-gedung tinggi, tembok berkaca, pintu otomatis, kemacetan, dan lampu-lampu sepeti bintang yang jatuh. Namun benarkah Wong Ndeso seNdeso yang kalian pikirkan?

{]?Secara harfiah Wong Ndeso adalah sebutan bagi orang yang berasal dari desa. Mempunyai aktivitas dan bertempat tinggal di desa. Sebagian besar waktu Wong Ndeso dihabiskan untuk merawat lingkungan alam. Namun Wong Ndeso jaman now bisa kita temukan dengan mudah di kota-kota. Tak jarang pula asal muasal orang kota juga berasal dari Wong Ndeso. Hal ini terbukti ketika hari raya Idul Fitri. Orang kota berbondong-bondong mudik ke kampung halaman.
Wong Ndeso identik dengan pakaian yang dianggap kuno dan tidak mengikuti tren masa kini. Lengan baju panjang dan menggunakan rok panjang serta rambut di kepang yang jika berwisata membawa rantang. Yang dibawa pun rebusan pisang atau gorengan pohung.

Perlu di perhatikan Wong Ndeso mempunyai kehidupan yang sangat simple dan unik. Wong Ndeso tidak membutuhkan penghasilan 10 juta untuk bisa bertahan hidup. Dengan satu karung gabah saja Wong Ndeso bisa hidup dengan empat orang keluarganya selama satu bulan. Mengapa? Karna alam memberikan kehidupan bagi Wong Ndeso. Sisa lahan di samping rumah akan tumbuh bayam, Lombok, bawang, Kunir, jahe, dan rempah-rempah lainnya.

Sistem keamanan Wong Ndeso sangatlah ketat, padahal tidak ada pagar besi menjulang tinggi atau satpam apalagi CCTV. Ada yang mengatakan pagar besinya Wong Ndeso adalah tetangga. Satpamnya Wong Ndeso adalah peronda. CCTV nya Wong Ndeso juga tetangga. Bagaimana sistem kerjanya? Tetanggga Wong Ndeso akan mengamati sepanjang hari keadaan rumah dengan berkumpul (nggosip) di teras rumah. Setiap manusia yang lewat akan dikomentari seperti penyiar sepak bola. Informasi mengalir dengan lancar tanpa koneksi internet. Bahkan hingga hot isue yang terjadi. Malam harinya, kaum lelaki akan ronda hingga pagi. Walaupun sering terdengar teriakan kemenangan bermain gaple atau ejekan kekalahan.

Apakah Wong Ndeso orang kaya? Tidak. Hampir seluruh Wong Ndeso mempunyai penghasilan minim. Januari 2017 Bappenas menyebutkan kemiskinan banyak terjadi pada Wong Ndeso, terlebih lagi petani. Namun Wong Ndeso selalu bahagia. Bukan bahagia dengan kemiskinan tapi karena rasa syukur yang panjatkan kelada Sang Gusti.

Yang paling diutamakan adalah kerukunan warga. Tentrem lan ayem. “Aku makan tetanggaku makan”. Seringkali berbagi makanan adalah hal yang biasa dan dianjurkan. Karena aroma nya tercium hingga ke rumah tetangga. Di desa kelaparan jarang terjadi. Derajat Wong Ndeso akan naik ketika senang berbagi.


Apakah Wong Ndeso mengenal internet? Jaman now, hampir semua Wong Ndeso mempunyai Smartphone. Pak tani saja sudah bisa membeli pupuk secara online. Ibu buruh menggunakan Facebook untuk curhat. Dan banyak anak muda yang menggunakan media sosial untuk stalking mantan. Masih belum yakin? Di balai desa kampungku sudah ada wifi. Hingga jadi tongkrongan hits anak desa.
Menjadi Wong Ndeso adalah suatu kebanggaan. Mempunyai harapan hidup lebih tinggi, aman 24 jam, dan selalu bahagia. Jika ada yang menanyakan apakah Aku Wong Ndeso maka dengan lantang aku mengatakan YA.

Pasar Papringan: Dari Pembuangan Sampah menjadi Pasar Berkah


Jika Anda ke kabupaten Temanggung pada hari minggu Wage atau Pon Anda bisa mengunjungi tempat unik yang satu ini. Terletak di Desa Ngadiprono Kabupaten Temanggung. Letaknya tak jauh dari kota temanggung, hanya membutuhkan waktu 25 menit Anda sudah sampai di desa ini. Lalu apa yang unik di desa ini? Desa ini mempunyai sebuah pasar alam beratapkan tanaman bambu. Seperti pasar pada umumnya terdapat banyak penjual dan pembeli. Barang dagangan yang ditawarkan pun beragam ada sayuran, makanan tradisional, kain batik, dan hasil olahan masyarakat lokal lainnya bahkan terdapat perpustakaan dan taman bermain.
Di dirikan oleh orang-orang yang peduli terhadap eksistensi desa, pasar papringan ini bertujuan untuk mengembalikan desa pada asalanya. Seringkali kita temui desa terasa kota, secara administrasi masuk dalam kota namun secara aktivitas warga menggunakan gaya hidup orang kota. Kolaborasi antara komunitas spedagi dan komunitas lokal mata air ini pasar papringan berdiri. Awalnya memang terasa sulit meyakinkan warga untuk gotong-royong mendirikan sebuah pasar, terlebih jaraknya yang berada di ujung desa membuat nyali warga tidak percaya diri akan berhasil. Namun kedua komunitas tersebut terus berupaya meyakinkan warga dengan melakukan pendampingan-pendampingan. Dengan membagi ke dalam divisi-divisi, masyarakat dengan kemampuan yang dimiliki.
Mulanya, lahan papringan ini adalah tempat pembuangan sampah. Seperti kebanyakan orang, tanaman yang sering dijumpai di belakang rumah ini adakah tempat sampah yang strategis. Padahal bambu ada tanaman penghasil oksigen terbesar. Sangat disayangkan jika bambu hanya menjadi tempat pembuangan akhir. Tidak dapat di sangkal eksistensi tanaman bambu ini setiap tahunya akan mengalami penurunan. Tanaman seribu manfaat ini bisa jadi tidak akan dikenal lagi oleh anak cucu kita. Oleh sebab itu lah, pasar papringan ini berdiri agar pengunjung mendapatakan edukasi dengan cara yang berbeda. Jika kita cermati, ketika berada disana tidak ada nyamuk yang berkeliaran mengganggu pembeli dan pengunjung. Itu dikarenakan cara pemotongan bambu yang benar. Anda bisa melihatnya secara langsung jika datang kesana.

Materi Pembelajaran kelas XI tentang Koflik Sosial

Selamat pagi sahabat bloger. Jangan bosan-bosan ya membaca postingan saya. kali ini saya mempost materi sosiologi kelas XI. nah semoga postingan saya bisa menjadi referensi teman-teman untuk menambah pengetahuan. Materi inii saya dapatkan dari blogger Puji Astuti. Selamat Membaca…

Konflik

Konflik berasal dari bahasa latin configure yang berarti saling memukul. Konflik Menurut pandangan soiologi merupakan suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (kelompok) yang berusaha untuk saling menyingkirkan pihak lawan dengan cara menghancurkannya dan membuatnya tidak berdaya. Keberadaan konflik menyebabkan ketidakteraturan dalam kehidupan masyarakat.

Faktor-faktor penyebab terjadinya konflik

Menurut Soerjono Sokanto, faktor penyebab terjadinya konflik yaitu:

  • Perbedaan individu
  • Perbedaan kebudayaan
  • Perbedaan kepentingan
  • Perubahan sosial

Bentuk-bentuk konflik

Menurut Lewis a Coser, konflik terbagi atas:

Konflik realistis yaitu konflik yang terjadi karena kekecewaan individu atau kelompok terhadapsistem dan juga tuntutan-tuntutan yang ada dalam hubungan sosial
Konflik nonrealistis yaitu konflik yang terjadi karena kebutuhan pihak-pihak tertentu untuk meredakan ketegangan
Menurut Soerjono Sokanto, konflik terbagi atas;

  • Konflik pribadi
  • Rasial
  • Antar kelas-kelas sosial
  • Politik
  • Internasional
    Ursula Lehr membagi konflik menjadi Konflik dengan:
  • orang tua sendiri
  • anak-anak sendiri
  • keluarga
  • orang lain
  • sekolah
  • pekerjaan
  • agama
  • pribadi
    Dampak terjadinya konflik

Dampak positif terjadinya konflik:

menelaah kembali kehidupan yang masih belum jelas
jalan mengurangi ketergantungan antar individu atau kelompok
menghidupkan kembali norma dan aturan serta dapat menciptakan yang baru
sarana mencapai keseimbangan dalam kehidupan masyarakat
penyesuaian kembali norma, nilai, dan hubungan antar individu atau kelompok
meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok
dapat menciptakan adanya kompromi
Dampak negatif terjadinya konflik:

  • menimbulkan keretakan hubungan
  • mengubah sikap kepribadian individu
  • menimbulkan korban harta benda maupun jiwa
  • memunculkan adanya dominasi dari kelompok yang menang terhadap kelompok yang kalah

Kekerasan

Menurut KBBI kekerasa merupakan perbuatan seseorang maupun kelompok yang menyebabkan cideranya atau matinya orang lain, ataupun menyebabkan kerusakan fisik atau barang milik orang lain. Kekerasan biasanya ditandai dengan tindakan melukai orang lain. Seperti membunuh, memerpkosa, dll

Teori-teori konflik

Teori faktor kelompok:

kekerasan disebabkan karena faktor perbedaan kelompok. Seperti kekerasan yang melibatkan suporter bola

Teori faktor Individu

kekerasan disebabkan karena faktor individu baik secara pribadi maupun sosial. Secara pribadi disebabkan karena individu tersebut menderita kelainan jiwa, dll. Sedangkan faktor sosial indivdu sedang mengalami masalah dalam keluarga, media massa, dll

Teori dinamika kelompok

  • Kekerasan terjadi karena perubahan-perubahan yang sangat cepat dalam kehidupan masyarakat
  • Upaya Penyelesaian

Upaya penyelesaian atau pencegahan konflik terdiri atas:

  • konsiliasi
    merupakan pencegahan konflik yang dilakukan oleh lembaga – lembaga tertentu
  • mediasi
    merupakan pencegahan konflik yang dilakukan oleh kedua pihak yang bertikai saling menyelesaiakn pertentangan melalui kehadiran pihak ketiga yang berperan sebagai mediator
  • arbitrasi
    merupakan pencegahan konflik yang dilakukan oleh kedua pihak yang bertikai saling menyelesaiakn pertentangan melalui kehadiran pihak ketiga yang berperan sebagai wasit yang memiliki hak untuk membuat keputusan

Untuk mendalami materi yang lebih lengkap, silahkan buka link di bawah ini:
kumpulan materi sosiologi kelas xi (berdasarkan kurikulum 2013)

Pengayaan….!

  1. Carilah sumber-sumber lain yang memuat materi di atas, bandingkan dengan isi materi yang telah ditulis tersebut. Kemudian lengkapi kekurangan yang ada. ?
  2. Carilah contoh kasus berupa kekerasan khususnya yang menimpa perempuan?
  3. Analisislah kasus sosial tersebut dalam bentuk mind mapping?
    Sumber referensi

Handoyo.Eko. 2015.Studi Masyarakat Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Ombak

Maryati Kun dan Juju Surwati.2014.Sosologi 2: Kelompok Peminatan ilmu- ilmu sosial. Jakarta: Esis Erlangga

Candu Drama Korea

Asslamu’alaikum…

Postingan kali ini saya akan membahas tentang drama korea, tapi bukan film atau aktornya ya melainkan dampak dari film kore terhadap pribadi seseorang. Artikel ini merupakan hasil dari mata kuliah teori sosioogi modern. Please sent argumen kamu mengenai artikel ini ke email wafianamuf.wm@gmail.com agar ita bisa bertukar pikiran. Selamat membaca…
Beberapa tahun terakhir Indonesia sedang dilanda film-film luar negeri seperti Hollywood, Bollywood, dan drama korea. Sasaranya adalah pada anak-anak hingga remaja. Remaja lebih sering menonton film-film luar negeri dari pada film buatan anak bangsa sendiri. Dalam hal ini drama korea merupakan tontonan favorit remaja. Bahkan remaja zaman sekarang rela berjam-jam di depan computer hanya untuk menonton drama kesukaannya. Bukan tanpa sebab, para remaja ini memilih menonton drama korea karena cerita yang disuguhkan menarik dan susah ditebak, kemudian actor yang beradu acting juga menjadi daya tarik lebih.
Drama korea mulai masuk di perfilman Indonesia sekitar tahun 2000 hal itu merupakan salah satu merambahnya drama korea di Indonesia. Model film yang ditawarkan awal mulanya adalah cerita kerajaan yang rumit. Sehingga para penonton dibuat penasaran dengan kelanjutan dari film tersebut. Kemudian beralih menjadi cerita romantic dan baru-baru ini tentan militer. Selanjutnya…

Mendidik Diri Jadi Indonesia: Memanusiakan Lian Di Depan Kita

Asslamu’alaikum…

Kali ini saya akan berbagi salah satu dari tugas kuliah saya yang sangat unik. Artikel ini membahas tentang kebikan-kebaikan yang penulis lakukan selama bebrapa bulan terakhir. Tugas Studi Masyarakat Indonesia ini menurut saya sangat menantang karena membahasakan kebaikan sendiri dalam tulisan tidaklah mudah, apalagi mebuat tlisan agar tidak terkesan sombong atau pamer. So, baca dulu aja deh dan jangan lupa sent argumen kamumengenai artkel ini ke email wafianmuf.wm@gmail.com agar kita bisa bertukar pikian. Semoga bermanfaat…

Manusia merupakan mahluk sosial yang saling membutuhkan manusia lainya untuk keberlangsungan hidup. Interaksi yang baik sangat dibutuhkan agar terjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Ada istilah jawa yang mengatakan sopo nandur bakalan ngunduh maknanya, siapa yang menanam maka dia yang akan mendapatkan hasilnya. Seseorang yang melakukan kebaikan akan dibalas kebaikan begitu sebaliknya. Banyak orang yang termotivasi untuk selalu berbuat kebaikan karna filsafat jawa tersebut..

Tuhan mengajarkan untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan bahkan berlomba-lomba dalam kebaikan, maka seseorang jika melakukan hal tersebut akan mendapatkan derajat disisi Tuhan. Siapapun, dimanapun, dan kapanpun membantu orang lain bisa dilakukan. Membantu orang lain merupakan suatu kewajiban sebagai hamba Tuhan yang taat. Selanjutnya…

KESETARAAN GENDER DALAM PENDIDIKAN

Asslamu’alaikum…

Kali ini saya akan berbagi hasil observasi ketika kuliah tentang kesetaraan gender dalam pendidikan. Artikel ini merupakan hasil tugas pada mata kuliah sosiologi terapan. Ternyata dalam sosiologi bukan hanya berbicara tentang teori tapi praktek pun ada. So, selamat membaca… Jangan lupa sent argumen kamu mengenai artikel ini ke email wafianamuf.wm@gmail.com agar kita bisa bertukar pikiran. Terima kasih…

Dunia pendidikan mempunyai peran andil membentuk karakter siswa terhadap peranannya dalam kehidupan sehari-hari. Gender merupakan peranan laki-laki dan perempuan dalam aktivitas kehidupan. Peranan tersebut terkadang membuat kesenjangan peranan dalam kehidupan. Wanita tersubmarginalkan tidak dipandang sebagai seseorang yang mempunyai andil dalam menentukan kehidupanya sendiri. Ditambah lagi dengan kostruksi masyarakat yang telah tertanam kuat mengenai peran laki-laki dan perempuan. Dalam hal ini pendidikan mampu memberikan cara preventif untuk mengurangi kesenjangan gender untuk kehidupan sehari-hari. Perlu digaris bawahi bahwa kesetaraan tidak harus sama. Ada hal yang tidak bisa dimiliki atau dilakukan laki-laki maupun perempuan, yaitu kodrat. Pemberian dari Tuhan yang tidak dapat diubah lagi. Selanjutnya…

PEMERATAAN PEMBANGUNAN DI DUSUN DELIK SARI DITINJAU DARI TEORI MODERNISASI

Assalamu’alaikum…

Kali ini saya akan memosting salah satu artikel dari tugas kuliah mata kuliah sosoilogi pembangunan. Artikel ini berisi tentang keadaan dusun delik sari di tengah pembangunan yang semakin berkembang. Seperti sebelumnya, please sent argumen kamu mengenai artikel ini ke email wafianamuf.wm@gmail.com agar kita bisa bertukar pikiran. Selamat membaca…

Pembangunan merupakan suatu fenomena yang menjadi tujuan utama berjalannya kehidupan setiap negara di dunia. Pembangunan merupakan suatu proses perubahan yang terjadi secara terus menerus menuju pada kondisi yang lebih baik, namun dalam setiap proses pembangunan banyak terjadi masalah yang terjadi. Salah satunya adalah kemiskinan. Kemiskinan merupakan suatu fenomena yang terjadi disetiap negara dan dapat menjadi barometer maju mundurnya pembangunan disuatu negara.

Dusun Delik Sari merupakan salah satu dusun yang terletak di Desa Sukorejo, kecamatan Gunung Pati, Kabupaten Semarang yang mempunyai tingkat kemiskinan tinggi. Hal ini karena rata-rata masyarakat berprofesi sebagai pemulung dan sopir angkot. Kondisi ini diperparah dengan ketidakmerataan pembangunan. Pemerintah telah menyalurkan tangannya untuk membantu keluar daari jalur kemiskinan, namun bantuan hanya sekedar menyalurkan. Banyak terjadi ketidak adilan dalam proses pembangunan karena ketidaktahuan masyarakat untuk mengelola bantuan tersebut. Stereotip masyarakat sendiri mengenai keturunan pemulung dan orang pinggiran juga merupakan salah satu factor yang menyebabkan masyarakat terus terikat dalam jurang kemiskinan. Selanjutnya…