MATERI ANTROPOLOGI KELAS XI BAB II : PEMETAAN BUDAYA, MASYARAKAT PENGGUNA BAHASA DIALEK, & TARDISI LISAN DI SUATU DAERAH & NUSANTARA

  1. Pengertian Bahasa

   Apa itu bahasa ?

Menurut Kridalaksana dalam buku “Pesona Bahasa, Langkah Awal Memahami Lingusitik (2005)” bahasa adalah sistem tanda bunyi yang disepakati untuk dipergunakan oleh para anggota kelompok masyarakat tertentu dalam bekerjasama, berkomumikasi dan mengidentifikasi diri.

Pengertian bahasa itu dijelaskan oleh Kridalaksana dalam buku yang sama sebagai berikut:  Bahasa adalah sebuah sistem artinya bahasa itu bukanlah sejumlah unsur yang terkumpul secara tak beraturan. Seperti halnya sistem-sistem lain unsur-unsur bahasa diatur seperti pola-pola yang berulang. Sehingga kalau hanya salah satu bagian saja tidak tampak, dapatlah diramalkan atau dibayangkan keseluruhan ujarannya. Misalnya bila kita menemukan bentuk sebagai berikut : berangkat – kantor , ibu tinggal – rumah.

Fungsi Bahasa dalam Masyarakat :

  • Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia
  • Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia
  • Alat untuk mengidentifikasi diri
  1. Konsep Bahasa

Secara literatur, bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan megidentifikasikan diri
Adapun fungsi bahasa dapat dibedakan menjadi dua, yaitu fungsi secara umum dan fungsi secara khusus.
Fungsi bahasa secara umum adalah :

  1. Sebagai alat komunikasi
  2. Sebagai alat ekspresi
  3. Sebagai alat untuk adaptasi dan integrasi sosial

Fungsi bahasa secara khusus adalah :

  • Untuk tujuan praktis
  • Untuk tujuan artistik
  • Untuk tujuan filosofis
  • Untuk mempelajari ilmu pengetahuan yang lain
  1. Konsep Dialek

Dialek adalah variasi dari sekelompok penutur yang jumlahnya relatif yang berada pada sutu tempat, wilayah, atau area tertentu. Dengan kata lain, dialek adalah karagaman cara pengucapan atau gaya penggunaan bahasa.

Perbedaan dialek dapat disebabkan karena perbedaan asal daerah dan perbedaan status sosial.oleh karena itu, dialek dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Dialek daerah adalah perbedaan dialek yang didasarkan pada perbedaan daerah suatu bahasa yang digunakan. Misalnya dialek bahasa Jawa Banyumasan, dialek bahasa Jawa Timuran, dan dialek bahasa Jawa Surakarta dan Yogyakarta.
  • Dialek sosial adalah dialek yang didasarkan pada perbedaan status sosial yang ada di dalam masyarakat tersebut. Misalnya: perbedaan dialek antara bahasa Jawa Ngoko dengan bahasa Jawa Kromo disebabkan perbedaan status sosial masyarakat penutur dua dialek bahasa tersebut.
  • Bahasa dan dialek yang digunakan oleh komunitas di kantor adalah suatu tempat pelayanan masyarakat yang di dalamnya terdapat pimpinan, pembantu pimpinan, dan staf ( karyawan) serta masyarakat yang membutuhkan pelayanan di tempat tersebut.

Misalnya;
Bank, di dalamnya ada direktur, wakil direktur, karyawan, dan nasabah  bank Sekolah, di dalamnya ada kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, penjaga sekolah, dan murid.

  1. Bahasa dan dialek yang digunakan oleh komunitas di pasar
  • Pasar adalah suatu tempat pelayanan umum yang di dalamnya terdapat penjual, pembeli, pengangkut barang, petugas kebersihan, dan sabagainya. Jadi komunitas masyarakat di pasar lebih bervariasi, baik itu pekerjaan, pendidikan, usia, pakaian yang dikenakan, dan sebagainya.
  • Ciri bahasa dan dialek yang digunakan di pasar adalah sebagai berikut:
    Bahasa dan dialek yang digunakan adalah bahasa yang non formal/ tidak resmi/ karena bahasa lokal di daerah setempat. Bahasa dan dialeknya singkat dan kurang jelas

Contoh bahasa dan dialek yang digunakan oleh komunitas kantor
Misal di Pasar Johar Semarang ( Jawa Tengah), komunitas masyarakatnya menggunakan bahasa Jawa.

Contoh dialog antara penjual dan pembeli dengan menggunakan bahasa Jawa
Pembeli : “ Endhoge sekilo regane pira?” (Telornya satu kilogram harganya berapa)
Penjual : “ Wolongewu limangatus rupiah, Bu?” (Delapan ribu lima ratus rupiah, Bu)

2. Bahasa dan dialek yang digunakan oleh komunitas di terminal

  • Terminal adalah tempat pemberhentian dan pemberangkatan angkutan umum   bus dari dan berbagai jurusan. Di dalam lingkungan terminal terdapat kepala terminal, petugas, administrasi, kebersihan, dan keamanan. Juga ada awak bus (sopir, kernet, dan kondektur), penumpang, pedagang di kios, pedagang asongan, pengamen, dan pengemis.
  • Ciri bahasa dan dialek yang digunakan di terminal adalah sebagai berikut:
    Bahasa dan dialek yang digunakan adalah bahasa yang non formal/ tidak resmi/ bahasa lokal di daerah setempat
  • Bahasa dan dialeknya bervariatif/ bermacam-macam, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa daerah

Contoh bahasa dan dialek yang digunakan oleh komunitas terminal
Misal: Komunitas masyarakat di terminal Lebak Bulus Jakarta menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa daerah (Sunda dan Betawi).

  1. Pengaruh Bahasa dan Dialek

Penggunaan bahasa dan dialek memiliki dampak positif maupun negatif bagi pengguna atau pelakunya antara lain yaitu :

  1. Dampak Positif yaitu :
    1. Bahasa memiliki banyak kosakata yang dapat mempermudah pengucapannya
    2. Bahasa adalah tempat untuk berkomunikasi
    3. Bahasa adalah salah satu cirri khas dari suatu suku dan daerah
  2. Dampak Negatif yaitu :
    1. Bahasa daerah maupun dialek antar suku dan suku yang lainnya sulit dipahami oleh daerah lain
    2. Terjadinya kesalah pahaman antar suku karena perbedaan dialek dan bahasa yang digunakan berbeda-beda.
    3. Masyarakat menjadi kurang paham dalam bahasa resmi yaitu bahasa Indonesia karena sudah terbiasa menggunakan bahasa atau dialek yang ada di daerahnya sendiri.

 

Daftar Pustaka :

Danandjaja, James. Follkor Indonesia Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Jakarta : Pustaka Utama Grafiti.
Wikanti, Oding. 2015. Pemetaan Budaya, Masyarakat Pengguna Bahasa Dialek, dan Tradisi Lisan di Suatu Daerah dan Nusantara. http://blog.unnes.ac.id/odingwikanti/2015/12/18/materi-antropologi-kelas-xi-bab-2-pemetaan-budaya-masyarakat-pengguna-bahasa-dialek-dan-tradisi-lisan-di-suatu-daerah-dan-nusantara. (Dilihat tanggal 16 Desember 2015 pukul 11.00 WIB).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: